RADAR SURABAYA- Pelatih sementara Inggris Lee Carsley membela pendekatannya yang bersemangat (gung ho approach) saat Inggris mengalami kekalahan memalukan dari Yunani, namun dia akan mempertimbangkan perubahan besar melawan Finlandia pada Minggu malam.
Carsley telah dikritik keras atas pemilihan timnya sejak Inggris mengalami kekalahan di Wembley pada Kamis malam, tetapi ia bangkit pada Sabtu untuk membenarkan taktik kontroversialnya.
Meskipun demikian, pelatih berusia 50 tahun itu berencana melakukan lima perubahan pada tim penyerang yang kalah dari Yunani, dengan Phil Foden dan Anthony Gordon di antara para pemain yang bermain.
Ada juga indikasi dalam latihan bahwa Trent Alexander-Arnold, bek kanan, bisa bermain di sisi berlawanan pada Minggu.
Harry Kane, Jack Grealish, Angel Gomes, Marc Guehi, dan Kyle Walker termasuk di antara para pemain yang bisa masuk ke tim Carsley karena pelatih kepala itu ingin menambah keseimbangan pada susunan pemainnya.
Namun, Carsley bersikeras bahwa ia tidak menyesali pilihan tim sebelumnya, dan menegaskan bahwa Inggris harus keluar dari zona nyaman mereka jika ingin mengakhiri paceklik trofi selama 58 tahun.
"Saya memahami minat dan kritik, dan itu wajar saja. Saya benar-benar waspada dengan fakta bahwa terakhir kali kami memenangkan sesuatu adalah tahun 1966, jadi kami harus memiliki kemampuan untuk mencoba sesuatu yang berbeda," kata Carsley.
"Apakah saya akan mengubah apa pun? Mungkin. Jelas hasilnya akan saya ubah. Namun, itu tidak membuat saya patah semangat. Saya tidak ingin berdiam diri selama sebulan dengan penyesalan bahwa saya selamat. Ini adalah kesempatan yang bagus, tidak hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk seluruh staf dan pemain untuk mencoba sesuatu yang berbeda.
"Hanya untuk bermain dengan skuad yang sama dan pemain yang sama dan hampir, tidak melakukan hal yang sama, tetapi tidak mencoba banyak hal.
"Naluri manusia adalah untuk merasa aman, untuk melakukan hal-hal yang membuat Anda nyaman, tetapi penting bahwa dalam periode ini saya merasa harus keluar dari zona nyaman saya, saya harus mencoba sesuatu karena kita harus menempatkan diri kita dalam posisi di mana kita bisa menang.
"Berpikir bahwa kita bisa melakukan hal yang sama lagi dan mengharapkan sesuatu yang berbeda adalah naif."
Saat menghadapi Yunani, Lee Carsley mencoba membawa tim Inggris bermain dengan antusiasme tinggi (gung Ho approach), yaitu menempatkan empat pemain di sektor penyerangan.
Saat menghadapi Yunani, Lee Carsley bermain dengan pola 4-2-4, di mana Bukayo Saka, Jude Bellingham, Phill Foden, dan Anthony Gordon tampil sebagai penyerang, dan ini masih ditambah Cole Palmer sebagai gelandang menyerang.
Hasilnya Inggris justru gagal mencetak banyak gol, bahkan mengalami kekalahan 1-2.
Dengan kembalinya Harry Kane dan Jack Grealish pada laga lawan Finlandia nanti malam, mungkin Lee Carsley akan membuat perubahan untuk skuadnya tidak lagi menurunkan empat penyerang.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan