Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Fans Borussia Dortmund Geram dengan Kepindahan Jurgen Klopp ke Red Bull

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 10 Oktober 2024 | 21:03 WIB
Jurgen Klopp, pria berusia 57 tahun itu meninggalkan jabatannya sebagai manajer Liverpool pada bulan Mei setelah sembilan tahun yang sukses.
Jurgen Klopp, pria berusia 57 tahun itu meninggalkan jabatannya sebagai manajer Liverpool pada bulan Mei setelah sembilan tahun yang sukses.

RADAR SURABAYA - Reputasi Jurgen Klopp di kalangan suporter di Jerman tercoreng setelah ia menerima jabatan sebagai kepala sepakbola global di Red Bull.

Red Bull, produsen minuman berenergi asal Austria ini berhasil meraih kesuksesan dalam bidang hubungan masyarakat dengan merekrut salah satu tokoh paling disegani di sepak bola Jerman dan Eropa, Jurgen Klopp.

Mulai Januari mendatang, Jurgen Klopp akan mulai belerja mengawasi semua perkembangan sepak bola di dalam klub yang selama ini dinaungi Red Bull.

Pada tahun 2009, Red Bull menimbulkan kontroversi di sepak bola Jerman ketika mengambil alih klub divisi lima SSV Markranstadt dan mengubahnya menjadi RB Leipzig.

Sebelumnya Red Bull sudah memiliki Red Bull Salzburg, New York Red Bulls, klub Brasil Red Bull Bragantino dan baru-baru ini mengakuisisi saham di Leeds United.

Perusahaan ini juga membiayai RB Leipzig meskipun secara teknis bukan pemilik klub Bundesliga tersebut.

Red Bull memiliki Red Bull Salzburg, New York Red Bulls, klub Brasil Red Bull Bragantino, dan baru-baru ini mengakuisisi saham di Leeds United.

Perusahaan ini juga membiayai RB Leipzig, meskipun secara teknis bukan pemilik klub Bundesliga tersebut.

Klopp, yang meninggalkan Liverpool pada akhir musim lalu karena mengaku "kehabisan energi", telah menerima banyak kritik karena bergabung dengan klub Austria tersebut, terutama di antara penggemar mantan klubnya Borussia Dortmund.

Undang-undang Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyatakan klub-klub Jerman harus beroperasi dengan aturan '50+1', yang berarti para anggota, pada dasarnya penggemar, memiliki saham mayoritas dan dapat memengaruhi keputusan seperti harga tiket.

Klub lain merasa RB Leipzig mengeksploitasi sistem dengan hanya memiliki 17 anggota yang memiliki hak suara , sebagian besar terkait langsung dengan Red Bull, dan mengakali hukum yang menyatakan tim tidak boleh dinamai menurut sponsor dengan secara resmi menyebut klub tersebut RasenBallsport Leipzig, yang diterjemahkan menjadi LawnBallsport Leipzig.

RB Leipzig sering disebut sebagai "klub paling dibenci di Jerman" dan telah menghadapi protes rutin oleh penggemar lawan, mulai dari memboikot pertandingan hingga penangkapan 28 penggemar Borussia Dortmund karena melemparkan kaleng dan batu ke pendukung lawan pada tahun 2017.

Borussia Dortmund mengkritik kebangkitan klub-klub seperti Leipzig yang memiliki sedikit tradisi dan dituduh digunakan sebagai kendaraan pemasaran sebuah produk.

Uniknya Jurgen Klopp sebenarnya juga mengkritik model multi-klub, seperti yang dilakukan Red Bull (RB) dengan mengatakan pada tahun 2017 lalu.

"Saya seorang yang mencintai sepak bola dan saya menyukai tradisi dalam sepak bola dan semua hal itu. Di Jerman, hanya dua klub yang menyanyikan 'You'll Never Walk Alone' sebelum pertandingan - dan itu adalah Mainz dan Dortmund."

Jurgen Klopp telah menyetujui kesepakatan dengan Red Bull dsn mulai bekerja  1 Januari 2025.
Jurgen Klopp telah menyetujui kesepakatan dengan Red Bull dsn mulai bekerja 1 Januari 2025.

Sementara kepala bidang sepak bola surat kabar Jerman, Bild, Christian Falk, mengatakan keputusan Klopp menerima pekerjaannya itu kontroversial di negara itu, dan khususnya sulit diterima oleh para penggemar Borussia Dortmund.

Ia mengatakan kepada podcast Euro Leagues di BBC Radio 5 Live: "Saya telah menggarap cerita itu sejak Mei, tetapi Jurgen selalu ragu - ia tidak yakin ingin mengambil langkah itu. Ia tidak perlu bekerja keras seperti yang dilakukannya di Liverpool. Ia tidak perlu menonton sepak bola setiap hari.

"Memang benar itu kontroversial. Ada diskusi besar di Jerman saat ini tentang 'apakah ia telah menjual jiwanya?'

"Saya akan bilang tidak, karena Leipzig adalah klub besar. Tentu saja sulit khususnya bagi penggemar Dortmund karena ada banyak pertikaian besar dan mereka selalu mengatakan bahwa itu adalah klub yang tidak bermutu - tidak tradisional.

"Namun, pada akhirnya, setelah sekitar satu bulan, itu akan mereda. Kecintaan terhadap Jurgen Klopp di negara ini akan kembali, berarti dia hampir bisa melakukan apa saja."

Mengingat sejarah Klopp dengan Dortmund, tempat dia bekerja dari tahun 2008 hingga 2015, para pendukung klub sangat kesal di media sosial dengan pahlawan lama mereka yang kemudian memutuskan gabung dengan yang mereka tentang selama ini.

"Seberapa banyak reputasi seseorang bisa terbuang sia-sia dalam sedetik?" tulis seorang pengguna di X setelah berita penunjukan Klopp pada Rabu pagi.

Yang lain menulis: "Saya punya sesuatu yang positif dari pesan Klopp untuk Anda: Di Dortmund, kini akhirnya mungkin untuk menutup era Jurgen Klopp secara emosional. Tidak ada lagi keluhan nostalgia yang menghambat proses olahraga saat ini."

Yang lain menuduhnya sebagai seorang "munafik" dan "pengkhianat".

Sementara itu, beberapa pihak mengolok-olok pernyataan Jurgeb Klopp pada bulan Februari ketika ia mengumumkan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2023-24 karena ia merasa kehabisan energi.

Dan mengatakan bahwa ia tidak akan kehabisan energi lagi sekarang karena dengan cukup minuman Red Bull.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#borussia dortmund #jurgen klopp #rb leipzig #RB Salzburg #red bull