RADAR SURABAYA- Laga seru tersaji saat Fiorentina menjamu AC Milan dalam lanjutan Serie A 2024/25 pekan ke-7 di Stadion Artemio Franchi pada Senin (7/10) dini hari WIB.
Drama tiga penalti gagal mewarnai kemenangan Fiorentina atas AC Milan.
David De Gea jadi pahlawan bagi La Viola Fiorentina yang memulangkan skuad asuhan Paulo Fonseca dengan tangan hampa.
Dua gol Fiorentina dicetak oleh Yacine Adli dan Albert Gudmundsson. Milan sempat membalas melalui Christian Pulisic, tetapi dua penalti mereka gagal.
Kekalahan ini membuat Milan tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara dengan 11 poin.
Sedangkan Fiorentina tidak beranjak dari peringkat ke-11 dengan 10 poin dari 7 pertandingan, demikian yang dilansir laman resmi Liga Italia.
Pada menit ke-20, Fiorentina mendapatkan penalti setelah pelanggaran Theo Hernandez kepada Dodo.
Moise Kean maju sebagai algojo, tetapi arah tembakannya bisa ditangkap kiper Mike Maignan.
Pada Menit ke-29, Fiorentina sempat mencetak gol setelah tembakan keras Cataldi dibelokkan Kean dan bola masuk ke gawang. Namun, gol itu langsung dianulir wasit karena offside.
Skor masih 1-0, mantan kiper Manchester United itu telah dua kali melakukan penyelamatan penalti.
Milan akhirnya mencetak gol penyeimbang pada menit ke-60. Bermula dari pergerakan Theo di sisi kiri, umpan silangnya ke kotak penalti berhasil dituntaskan Pulisic. Kedudukan menjadi 1-1.
Fiorentina kembali unggul pada menit ke-74. Berawal dari bola lambung yang berhasil disentuh Kean, bergulir ke arah Gudmundsson yang kemudian melepaskan sepakan ke gawang Maignan. Fiorentina 2-1 Milan.
Milan terus menggempur di sisa 20 menit pertandingan, tetapi pertahanan Fiorentina sangat solid. Milan bahkan harus kehilangan satu pemain di ujung laga setelah Theo dihukum kartu merah pada menit ke-90+6.
Skor akhir 2-1 tidak berubah dan Fiorentina berhasil memaksa AC Milan pulang tanpa meraih poin.
Pelatih Milan Paulo Fonseca marah besar pada konferensi pers pasca pertandingan setelah kalah 2-1 melawan Fiorentina dan bersikeras bahwa Christian Pulisic harus mengambil tendangan penalti untuk Rossoneri.
Fonseca marah besar setelah peluit akhir berbunyi. Dia tidak hanya mengeluh tentang keputusan wasit soal tendangan penalti yang lemah, tetapi juga marah kepada para pemainnya.
Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Football Italia, Fonseca mengatakan: “Tentu saja saya kesal [pemain mengganti pengambil tendangan penalti]. Christian [Pulisic] seharusnya mengambil penalti. Itu tidak boleh terjadi lagi, dan saya sudah memberi tahu para pemain.”
Milan berada di posisi ke-6 klasemen Serie A, dengan raihan 11 poin yang sama dengan Torino dan lima poin di bawah pemuncak klasemen Napoli.
Pertandingan AC Milan di liga berikutnya setelah jeda internasional adalah melawan Udinese di San Siro pada 19 Oktober.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan