Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pengadilan Arbitrase Olahraga Putuskan Hukuman Paul Pogba jadi 18 Bulan

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 14:46 WIB
Paul Pogba (kanan) bersama Antoine Griezmann saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.
Paul Pogba (kanan) bersama Antoine Griezmann saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

RADAR SURABAYA - Hukuman doping Paul Pogba telah dikurangi menjadi 18 bulan dari hukuman semula yang empat tahun, demikian Pengadilan Arbitrase Olahraga mengatakan pada hari Jumat.

"Hukuman tersebut sekarang menjadi 18 bulan, dimulai pada 11 September 2023," direktur jenderal CAS Matthieu Reeb mengatakan kepada Reuters.

Keputusan tersebut berarti bahwa mantan pemain internasional Prancis tersebut akan memenuhi syarat untuk kembali ke sepak bola kompetitif pada bulan Maret 2025.

Pogba menyambut baik keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Akhirnya mimpi buruk berakhir," katanya. "Setelah keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga, saya dapat menantikan hari ketika saya dapat mengejar impian saya lagi.

"Saya selalu menyatakan bahwa saya tidak pernah secara sadar melanggar peraturan Badan Anti-Doping Dunia ketika saya mengonsumsi suplemen gizi yang diresepkan dokter kepada saya, yang tidak memengaruhi atau meningkatkan performa atlet pria."

Larangan selama empat tahun merupakan standar menurut Kode Anti-Doping Dunia, tetapi dapat dikurangi dalam kasus di mana seorang atlet dapat membuktikan bahwa doping yang dilakukannya tidak disengaja, jika hasil tes positif merupakan hasil kontaminasi atau jika mereka memberikan "bantuan substansial" untuk membantu penyidik.

Pogba, 31 tahun, tidak bermain sejak Agustus 2023 setelah ia dinyatakan positif DHEA, zat terlarang yang meningkatkan kadar testosteron, setelah pertandingan Serie A Juventus melawan Udinese.

Ia diskors sementara oleh pengadilan antidoping nasional Italia (NADO Italia) pada September tahun itu sebelum dijatuhi larangan bermain selama empat tahun pada Februari 2024.

Pogba, yang memiliki kontrak dengan Juventus hingga Juni 2026, membantah melakukan kesalahan dan mengatakan akan mengajukan banding ke CAS.

"Saya bermain dengan integritas dan, meskipun saya harus menerima bahwa ini adalah pelanggaran tanggung jawab mutlak, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada para hakim Pengadilan Arbitrase Olahraga yang mendengarkan penjelasan saya," tambahnya dalam pernyataan hari Jumat.

"Ini adalah masa yang sangat menyedihkan dalam hidup saya karena semua yang telah saya perjuangkan dengan keras telah tertunda.

"Saya tidak sabar untuk kembali ke lapangan."

Sumber-sumber mengatakan kepada Julien Laurens dari ESPN bahwa Pogba telah berusaha keras untuk menjaga kebugarannya selama masa larangan bermain dan ia yakin tidak akan butuh waktu lama baginya untuk kembali fit, meskipun tidak bermain dalam pertandingan kompetitif selama hampir 14 bulan.

Pogba kembali ke Juventus pada tahun 2022 setelah menjalani masa tugas keduanya di Manchester United.

Setelah kembali ke Italia, ia diganggu oleh cedera. Ia bermain dalam 178 pertandingan untuk Juventus dari tahun 2012 hingga 2016.

Ia tidak dapat ikut serta dalam perjalanan Prancis ke final Piala Dunia 2022 karena cedera lutut.

Paul Pogba membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 2018, mencetak gol dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia di final.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#paul pogba diskors #Juventus #Prancis #cas