Pemain internasional Nigeria itu diperkirakan akan mengakhiri kiprahnya di Partenopei sejak menjadi pencetak gol terbanyak Serie A musim 2022-23, memimpin Napoli meraih gelar dengan 26 gol di liga utama.
Osimhen mengalami penurunan performa musim lalu, tetapi minat terhadap jasanya tidak surut, dan Napoli mengikatnya dengan kontrak baru dengan klausul pelepasan yang besar sebesar 113 juta Pounds (Rp 2,3 triliun).
Namun, pembaruan itu lebih tentang melindungi nilai sang penyerang daripada menjadi indikasi masa depannya dalam jangka panjang, dan presiden Aurelio de Laurentiis mengonfirmasi awal musim panas ini bahwa Osimhen ingin pergi.
Arsenal dengan cepat keluar dari persaingan karena biaya kesepakatan, Chelsea, Paris Saint-Germain, dan klub-klub di Arab Saudi segera memposisikan diri mereka di depan antrean pada saat terakhir jendela transfer.
Meskipun kehilangan Goncalo Ramos selama beberapa bulan karena cedera pergelangan kaki yang parah, PSG juga tidak menegaskan minat mereka pada pemain internasional Nigeria itu, sehingga Chelsea dan Al-Ahli harus beradu penawaran langsung.
Pada Jumat pagi, dilaporkan bahwa Al-Ahli telah mencapai kesepakatan dengan Napoli dengan nilai sekitar 67 juta Pounds, tetapi Osimhen. yang bisa memperoleh sekitar 33 juta Pounds (Rp 672,8 miliar) setahun di Arab Saudi, tidak pernah memberikan lampu hijau untuk kesepakatan tersebut.
Kurang dari satu jam setelah menyetujui biaya dengan Napoli untuk Victor Osimhen, Al-Ahli secara mengejutkan berjabat tangan dengan Brentford untuk kesepakatan senilai 40 juta Pounds (Rp 815,55 miliar) untuk Ivan Toney, yang telah menyetujui kepindahan tersebut dan menyelesaikan pemeriksaan medisnya di London hari ini.
Kepindahan Toney yang akan segera terjadi ke Al-Ahli membuat pintu Osimhen terbuka untuk gabung Chelsea, tetapi menurut RMC Sport, mantan pemain Lille itu telah memutuskan untuk tetap di Napoli saat ini.
Media di Prancis itu mengklaim bahwa Chelsea telah menawarinya gaji mingguan sebesar 130.500 Pounds seminggu - jauh lebih sedikit daripada yang mungkin bisa diterimanya di Arab Saudi - tetapi ia menolak untuk pindah ke London Barat.
Tidak pernah ada momen yang membosankan di hari terakhir bursa transfer, terutama bagi mereka yang berpihak pada Chelsea, karena The Blues bersiap untuk mengakhiri bursa transfer musim panas tanpa merekrut pemain nomor sembilan yang sangat penting itu.
Namun, kini ada cerita yang lebih besar di Naples, yaitu keputusan Osimhen untuk bertahan di Napoli yang berpotensi membuat pemain internasional Nigeria itu tidak bermain sepak bola kompetitif selama berbulan-bulan.
Karena spekulasi transfer yang tak henti-hentinya, bos baru Napoli Antonio Conte menjelaskan dengan relatif cepat bahwa Osimhen bukan bagian dari rencana langsungnya, dan ia secara efektif digantikan ketika Romelu Lukaku mendarat di Italia.
Apakah Osimhen sekarang akan diintegrasikan kembali ke dalam skuad Napoli adalah pertanyaan yang ada di benak para pendukung Partenopei, karena menyingkirkan striker dengan 76 gol dan 18 assist dalam 133 pertandingan untuk klub itu tidak masuk akal.
Membiarkan pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi pemain cadangan di Napoli tudak menguntungkan klub dan juga timnas Nigeria.
Osimhen pasti akan kehilangan ketajamannya dalam pertandingan, dan Napoli pasti merasakan akibatnya menjelang bursa transfer musim mendatang, karena nilai pasarnya pasti anjlok.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan