Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jay Idzes Cetak Sejarah Orang Indonesia Pertama Main di Seri A, Cetak Cleansheet dengan Akurasi Umpan 96 Persen

Jay Wijayanto • Selasa, 27 Agustus 2024 | 00:42 WIB
Jay Idzes yang bermain untuk Venezia FC di Liga Seri A.
Jay Idzes yang bermain untuk Venezia FC di Liga Seri A.

RADAR SURABAYA - Kabar baik datang dari Serie A. Untuk kali pertama ada orang Indonesia yang main di kasta tertinggi sepak bola Italia tersebut. 

Dia adalah Jay Idzes yang mencatatkan debut di Serie A bersama klub promosi Venezia FC.

Tampil sebagai starter untuk Venezia saat bertandang ke kandang Fiorentina, Artemio Franchi, Minggu (25/8), pemain berdarah Belanda dan Semarang itu sukses mengawal pertahanan timnya hingga mampu menahan imbang Fiorentina 0-0. 

 

Jay Idzes tampil untuk pertama kalinya berseragam Venezia setelah pekan lalu belum bisa tampil lantaran akumulasi kartu.

Penampilan perdananya di Seri A ini langsung menuai pujian dari sang pelatih, Eusebio Di Fransisco.

"Di kondisi lapangan yang sulit, kami menampilkan permainan yang bagus khususnya di sektor pertahanan, di mana kami fokus dan presisi," kata Eusebio, yang dikutip Antara dari laman resmi Venezia, Senin (26/8).

Pada laga tersebut, Eusebio menurunkan tiga bek tengah sejak menit pertama. Selain Jay Idzes, yang mencatatkan debut di Serie A ada pula Marin Sverko dan Giorgio Altare.

Solidnya performa mereka di belakang membuat lini serang Fiorentina sulit menciptakan peluang.

Khusus Jay Idzes, Laman Whoscored mencatat bahwa selama berlaga, dia melakukan satu tekel sukses, satu kali intersep, tiga kali halauan bola dan satu kali tembakan melebar ke gawang.

Kemudian dari akurasi umpan, Jay Idzes menjadi yang terbaik di Venezia dengan persentase 96,2 persen dari 52 operan yang dilepaskan.

Atas pencapaian itu, pemain berusia 24 tahun tersebut diberikan nilai 6,95 (dari skala 10) oleh Whoscored.

Akan tetapi, meski memperlihatkan penampilan positif, Jay Idzes ditarik keluar oleh Eusebio Di Francesco pada menit ke-68 untuk digantikan Michael Svoboda. Eusebio diduga ingin menghindarkan Idzes dari cedera.

"Saya percaya tim ini bisa terus tumbuh karena saya melihat bagaimana mereka berlatih setiap hari dan bagaimana mentalitas mereka ditanamkan oleh klub," kata Eusebio.

Satu poin dari laga versus Fiorentina memperlihatkan peningkatakan di Venezia setelah pada laga pekan pertama Serie A mereka ditundukkan tuan rumah Lazio dengan skor 1-3.

Ketika itu, Jay Idzes tidak dapat bermain lantaran masih menjalani sanksi akumulasi kartu kuning

Berikutnya di Serie A, Jumat (30/8), Venezia akan menghadapi tim tamu Torino di Stadion Pierluigi Penzo. Itu menjadi laga kandang pertama Venezia di liga musim ini.

Bertanding di rumah sendiri, Eusebio pun ingin skuadnya menunjukkan pertandingan yang luar biasa.

"Saya berharap fan memenuhi Penzo (Stadion Perluigi Penzo-red)," tutur dia.

Gelandang Venezia Alfred Duncan menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya sudah melupakan laga kontra Fiorentina dan mengalihkan fokus ke Torino.

Menurut Duncan, penting bagi Venezia untuk merebut tiga poin dari pertandingan kandang perdana mereka di Serie A 2024-2025.

"Kami menunjukkan performa solid dan kompak dari menit pertama saat melawan Fiorentina. Namun, kami mulai memikirkan pertandingan kadang pertama kami. Kami harus menampilkan lagi performa yang penting bersama suporter kami," tutur gelandang yang didatangkan Venezia dari Fiorentina pada Juli 2024 itu. (jpc/ant/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#orang indonesia #Liga Seri A Italia #jay idzes #cetak sejarah