Final bola basket putri menjadi pertandingan terakhir yang menentukan AS menyalip China di puncak klasemen akhir lewat emas yang diraih dengan kemenangan tipis 67-66 atas Prancis.
AS menyamakan perolehan emas China dengan 40 keping medali, namun mereka lebih berhak berada di puncak klasemen karena unggul jumlah perak dan perunggu.
China sendiri mengakhiri Olimpiade dengan duduk di peringkat dua lewat torehan 40 emas, 27 perak, dan 24 perunggu.
Yang jadi catatan pada Olimpiade Paris ini adalah kebangkitan negara-negara Asia sebagai kekuatan olahraga dunia.
Selain China yang sudah lama menjadi kekuatan olahraga dunia, kali ini Jepang juga tampil luar biasa.
Jepang menduduki peringkat tiga dengan 20 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.
Melampaui raksasa Eropa seperti Jerman, Inggris, dan tuan rumah Prancis.
Kontingen tuan rumah Prancis harus puas berada di peringkat lima dengan torehan 16 emas, 26 perak, dan 22 perunggu.
Australia dengan 18 emas, 19 perak, dan 16 perunggu berada di peringkat keempat.
Jerman hanya mampu bertengger di posisi 10 dengan perolehan medali 12 emas, 13 perak, dan 8 perunggu.
Posisi Jerman masih kalah dengan Korea Selatan yang juga mulai menyodok menjadi kekuatan baru di dunia olahraga.
Negeri Ginseng ini berada di peringkat 8 dengan perolehan medali 13 emas, 9 perak dan 10 perunggu di atas Italia.
Dari 10 besar peringkat perolehan medali, tiga negara Asia termasuk di dalamnya. Ini merupakan bukti bahwa Olimpiade Paris 2024 jadi ajang kebangkitan negara Asia.
Lalu bagaimana dengan kontingen Indonesia ? Tim Merah Putih Indonesia berada di peringkat ke-39 di klasemen akhir perolehan medali.
Medali emas dari cabang olahraga angkat besi Rizki Juniansyah dan panjat tebing Veddriq Leonardo, serta satu perunggu dari pebulu tangkis Gregoria Mariska Tunjung, membuat Indonesia berada di peringkat ke-39 sama dengan Aljazair yang juga mengemas medali sama.
Untuk negara-negara Asia Tenggara posisi Indonesia di bawah Filipina yang mengemas 2 emas dan 2 Perunggu, posisi ke-37.
Sedangkan raksasa Asia Tenggara berada di peringkat ke-44 dengan perolehan medali 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Thailand lebih merata dalam perolehan medalinya.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan