Bertanding di Porte de La Chapelle Arena, Sabtu, Gregoria menang dengan straight game 25-23, 21-9.
Di gim pertama, penampilan Gregoria cukup mengesankan. Permainan netting yang dilakukan pebulu tangkis atlet asal Wonogiri, Jawa Tengah, itu berhasil membuat Ratchanok kesulitan mengembalikan shuttlecock.
Strategi permainan netting ini membuat Gregoria unggul 8-6. Tapi dalam posisi unggul, pebulu tangkis berusia 24 tahun itu justru kehilangan konsentrasi yang membuat Ratchanok berhasil merebut tiga poin beruntun dan membalikkan keadaan menjadi 9-8.
Tak ingin menyerah begitu saja. Gregoria lantas bangkit dan menyelesaikan interval pertama dengan keunggulan satu poin (11-10).
Setelah jeda, Ratchanok berhasil membalikkan keadaan menjadi 15-14.
Ratchanok sepertinya sudah bisa mengantisipasi permainan netting Gregoria. Sementara Gregoria mencoba untuk mengubah variasi permainan.
Tapi Ratchanok sudah terlanjur percaya diri. Dia berhasil membuat pukulan Gregoria menyangkut di net, sehingga pebulu tangkis Thailand berhasil unggul 18-15. Alih-alih ingin merebut game pertama, Ratchanok sempat kepayahan untuk menambah poin.
Justru Gregoria mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19, 21-21 dan 22-22, 23-23 dan menutup kemenangan dengan skor 25-23.
Di gim kedua, Gregoria tampil jauh lebih agresif. Permainan menyerang berhasil membuat Ratchanok kepayahan.
Meskipun awalnya Jorji, sapaan akrab Gregoria sempat tertinggal, namun dia berhasil membalikkan keadaan menjadi 11-6.
Setelah jeda, Gregoria terus menambah perbendaharaan poin menjadi 14-6.
Keunggulan angin membuat Jorji leluasa melepaskan smash sehingga membuat Ratchanok berada di bawah tekanan.
Jorji berhasil unggul 11 angka dari Ratchanok. Keunggulan ini membuat Gregoria semakin di atas angin dan bermain rapi dan berhasil menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-9.
Kemenangan ini membawa Gregoria melaju ke semifinal.(rak)