Tim muaythai Jatim melakukan TC di Bangkok pada 9 Juni hingga akhir Juli ini menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara.
Selama di Bangkok atlet Jatim banyak melakukan latih tanding dengan atlet Thailand agar para atlet Jatim terbiasa menghadapi atlet yang memiliki kemampuan di atasnya agar mentalnya terbentuk saat PON digelar.
Selain TC yang diikuti oleh 14 atlet tersebut, lanjutnya, akan mengunjungi beberapa camp-camp Muaythai yang ada si Bamgkok untuk memperdalam ilmu dan teknik.
"Kami baru pulang dari Thailand. Teknik dan fisik anak-anak sangat baik. Insyaa Allah kami siap menghadapi PON," ucap Baso dalam keterangannya di Surabaya, Rabu 31 Juli 2024.
Baso menjelaskan, saat ini ke-26 atlet muaythai Jatim proyeksi PON 2024, terus digembleng di Surabaya agar mencapai penampilan puncaknya di ajang olahraga multievent nasional nanti.
“Kami menjaga fisik mereka, fokus mereka (para pelatih), supaya bagaimana anak-anak tampil prima menghadapi PON nanti,” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, penting untuk memastikan para atlet tidak mengalami cedera atau kendala karena pelaksanaan PON 2024 sudah sangat dekat.
“Mereka sudah sparing dan berlatih lebih keras. Mudah-mudahan situasi ini terjaga dan tidak ada yang cedera,” tuturnya.
Dalam gelaran PON XXI Aceh-Sumut, pihaknya tetap waspada terhadap tim Jawa Barat yang juga mempunyai atlet bagus.
"Namun saya tetap optimistis bahwa Jatim bisa mempertahankan juara umum," tutur Baso.
Tim muaythai Jatim, pada gelaran PON XXI Aceh-Sumut akan mengikuti 20 nomor dari 22 kelas yang ditandingkan, yaitu empat kelas seni dan 16 kelas laga.
"Dari 22 kelas Jatim ikut 20 kelas, yang gugur di awal di kelas 45 Kilogram dan 51 Kilogram," kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Surabaya ini.
Pekan Olahraga Nasional (PON) yang merupakan ajang multi-olahraga nasional utama yang dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 20 September 2024 dengan Aceh dan Sumatera Utara sebagai tuan rumah.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan