La Albiceleste akan menghadapi Uruguay atau Kolombia di final hari Minggu (14/07) di Florida. Bagi beberapa pemain senior seperti Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Nicolas Otamendi, ini mungkin menjadi kesempatan terakhir mereka untuk meraih trofi.
Argentina telah memenangkan 15 gelar Copa America, yang merupakan rekor terbanyak, dan mencapai final enam kali dalam delapan edisi terakhir. Argentina unggul pada menit ke-22 ketika Rodrigo De Paul memberikan umpan kepada Julian Alvarez, yang menyelinap di antara dua pemain bertahan untuk mencetak gol dengan penyelesaian apik. Setelah gol tersebut, La Albiceleste mulai mengendalikan permainan. Messi hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-44, namun tembakannya melebar.
Kanada hampir menyamakan kedudukan di tambahan waktu babak pertama ketika Jonathan David melepaskan tembakan jarak dekat, namun kiper Emiliano Martinez berhasil menepisnya. Messi, yang sempat menderita cedera otot di awal turnamen, tampil segar dan mencetak gol kedua La Albiceleste pada menit ke-51. Gol tersebut membawa Messi ke posisi kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Copa America dengan 14 gol.
Golnya yang ke-109 untuk La Albiceleste juga membuatnya melampaui Ali Daei dari Iran dan menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa. Messi hanya kalah dari Cristiano Ronaldo, yang telah mencetak 130 gol untuk Portugal.
Tim Tango Argentina memasuki turnamen Copa América sebagai juara bertahan Copa dan Piala Dunia, tanpa ada yang perlu dibuktikan oleh Lionel Messi, mereka hanya mengincar trofi lain yang bisa diperebutkan. Lionel Messi tak lagi bertahun-tahun dibebani sebagai bintang dunia tapi tidak mampu meraih gelar juara, untuk diakui negaranya menjadi legenda seperti Diego Maradona. Ia sudah melepas beban usai meraih kesuksesan usai menjadi kapten La Albiceleste untuk meraih gelar berturut-turut pada 2021 dan 2022.
Ángel Di María yang pernah mendapat kritik karena minimnya prestasi bersama tim nasional, sementara juga bisa bangga karena timnya bisa melaju ke final. Pemain-pemain penting seperti Emiliano Martínez, Lisandro Martínez, Lautaro Martínez dan Rodrigo De Paul juga berjalan ke lapangan dengan rasa percaya diri tahun ini kembali bisa mempertahankan gelar juara Copa America.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan