JAKARTA - Kylian Mbappe telah menyepakati kontrak selama lima tahun dengan klub barunya Real Madrid. Bintang Prancis berusia 25 tahun itu pun mengungkap alasannya mau bergabung dengan Los Blancos meski dibayar jauh lebih kecil dibanding saat di Paris Saint Germain (PSG) yang dibelanya selama 7 musim terakhir.
Mbappe mengungkap satu-satunya alasan meninggalkan PSG ke Real Madrid adalah perasaan tidak bahagia yang disebabkan adanya tekanan dari petinggi klub kepada dirinya.
Penyerang timnas Prancis itu pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di PSG. Ia pindah ke Real Madrid dengan status bebas transfer dengan kontrak kerja berdurasi lima tahun.
Bahkan, ia rela hanya dibayar 15 juta euro per musim di Madrid. Jauh lebih kecil saat ia membela PSG yang mampu menggajinya 72 juta euro per musim.
"Di PSG saya merasa tidak bahagia, itu berarti saya akan menggigit tangan mereka yang memberi saya makan, dan meludahi wajah semua orang yang membela saya, namun banyak hal dan orang-orang yang membuat saya tidak bahagia,” kata Mbappe sebagaimana diwartakan AFP, Selasa (4/6) waktu setempat (Rabu WIB).
Mbappe menyatakan telah mengalami ancaman dan tekanan bahwa dia tidak akan dimainkan jika dia menolak memperpanjang kontrak dengan PSG. Ia pun memutuskan lebih baik keluar dari klub papan atas Ligue 1 itu.
"Saya diberitahu hal itu, saya dibuat memahaminya, saya diajak bicara dengan kekerasan,” ucap Mbappe.
Mbappe meninggalkan PSG pada akhir musim ini setelah mengangkat gelar Ligue 1 dan Piala Prancis di bawah asuhan pelatih Spanyol Luis Enrique.
Namun, PSG gagal meraih juara Liga Champions yang menjadi ambisi terbesar dari Presiden PSG, Nasser bin Ghanim Al-Khelaifi, dari Qatar.
Mbappe mengatakan bahwa ada dua sosok yang telah menyelamatkan karirnya selama di PSG, yakni pelatih Luis Enrique dan penasihat Luis Campos.
“Orang yang menyelamatkan saya adalah Luis Enrique dan Luis Campos,” kata Mbappe. "Tanpa mereka saya tidak akan menginjakkan kaki di lapangan lagi."
Kendati demikian, perdebatan mengenai perpindahannya dari PSG ke Real Madrid telah berakhir.
Kapten timnas Prancis ini menyatakan saat ini fokusnya adalah Euro 2024.
"Saya mempunyai tanggung jawab sebagai kapten. Saya pikir ini semua soal tim nasional," kata Mbappe. “Kami memiliki tugas besar di musim panas ini," imbuhnya. (ant/jay)
Editor : Jay Wijayanto