RADAR SURABAYA - Pelatih kepala tim U-16 Indonesia, Nova Arianto, mengatakan bahwa Piala Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menjadi sarana uji coba untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar, serta persiapan regenerasi timnas ke depan.
Ia menjelaskan, Indonesia sedang melakukan pembenahan secara berjenjang di kelompok umur dan saling terkait satu sama lain, sehingga tujuan dari awal adalah mempersiapkan tim U-16 sebagai generasi di masa mendatang.
Ke depan setelah Piala AFF, sejumlah turnamen berjenjang yang lebih besar juga telah menunggu timnas U-16 saat ini, seperti Kualifikasi Piala Asia U-17 pada 2025.
"Itu semua dilakukan agar nanti ketika sudah U-20 atau U-23, mereka sudah siap untuk menjadi senior, sesuai dengan apa yang ditargetkan oleh pelatih kepala timnas senior," kata Nova, Minggu (12/5).
Terkait pertanyaan tentang target juara, karena Indonesia berstatus juara bertahan dan tuan rumah dalam Piala AFF U-16 tahun ini, Nova hanya bisa memastikan bila setiap pemain dan ofisial telah berusaha maksimal untuk berprestasi bagi Indonesia.
Ia mengaku, selama empat tahun mendampingi pelatih timnas senior, Shin Tae-yong (STY), dirinya semakin mengetahui kekurangan yang terjadi selama ini di tim nasional, sehingga berusaha memperbaikinya.
Setelah mendampingi STY di Piala Asia U-23 Qatar yang lalu, Nova akan fokus mempersiapkan tim U-16 yang saat ini berlatih di Jogjakarta sejak 18 April lalu.
Dalam Piala AFF U-16 yang diselenggarakan pada 21 Juni sampai 4 Juli 2024, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah, tepatnya di Solo dan Surabaya.
Skuad asuhan Nova Arianto mengikuti Piala AFF U-16 tahun ini sebagai juara bertahan, karena menjadi pemenang pada edisi 2022, dengan menundukkan Vietnam dalam laga puncak.
Baca Juga: Proliga 2024: Jakarta STIN BIN Kokoh di Puncak Klasemen
Saat itu, skuad yang masih dilatih Bima Sakti Tukiman, mengalahkan Vietnam dengan skor 1-0.
Pemusatan latihan tim U-16 selama di Jogjakarta telah dilalui oleh 36 pemain dengan berbagai macam materi latihan dan internal game.
Untuk itu, di tahap berikutnya, ada agenda promosi dan degradasi pemain.
Ada 10 pemain masuk dari Asprov dan Diaspora untuk dilihat dan seleksi oleh para jajaran pelatih tim. Sementara itu ada enam pemain yang dipulangkan.
Sebelumnya, Asisten pelatih tim, Haryanto Prasetyo Adi Utomo mengatakan di timnya akan ada promosi dan degradasi, “Kita ada pemulangan pemain di sesi TC berikutnya, karena kita akan geser ke Jogja di kota, jadi ada beberapa pemain yang akan kita pulangkan, karena kuota kita hanya cukup 40 pemain, dan juga ada kedatangan pemain lain lagi dari Diaspora dan Asprov,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Tomi itu mengungkapkan bahwa setiap pemain yang terpanggil ke tim U-16 diharapkan menunjukkan kemampuan terbaiknya di pemusatan latihan sekaligus seleksi ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan