Hummels menyundul bola dari sepak pojok lima menit memasuki babak kedua untuk mengirim klub Jerman, yang memenangi gelar pada tahun 1997, ke final pertama mereka di kompetisi klub top Eropa sejak 2013.
Bermain di Parc des Princes, Paris Rabu dini hari WIB, perjuangan PSG sekali lagi kandas, hasil ini membuat PSG kalah agregat 0-2.
Di final, Die Borusen akan berhadapan pemenang dari laga semifinal lainnya, yaitu antara Real Madrid dan Bayern Munich, yang pertandingan leg keduanya akan dihelat pada Kamis (9/5) dini hari WIB.
Upaya PSG membentur tiang gawang empat kali tetapi gagal mencetak gol karena Kylian Mbappé, yang diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim, tidak mampu memberikan pengaruh besar pada pertandingan tersebut.
“Kami kurang efisien,” kata kapten PSG Marquinhos.
PSG langsung mengambil inisiatif menyerang pada pertandingan ini, namun Dortmund yang memiliki peluang terlebih dahulu melalui sundulan Niclas Fuellkrug yang masih dapat diamankan kiper Gianluigi Donnarumma.
Selanjutnya giliran PSG yang memiliki peluang lewat Goncalo Ramos setelah menerima umpan Achraf Hakimi, namun tendangannya dapat diamankan kiper Dortmund Gregor Kobel.
Saling serang di babak pertama terus terjadi namun tidak menghasilkan gol.
Sehingga hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap 0-0. Memasuki babak kedua, PSG memiliki peluang emas untuk mencuri keunggulan, namun tendangan Warren Zaire Emery masih membentur tiang gawang Dortmund.
Dortmund mampu mencuri keunggulan terlebih dahulu setelah umpan sepak pojok Julian Brandt dapat disambut sundulan Mats Hummels yang berbuah gol sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit ke-50.
Pemain PSG, Ousmane Dembele, terus menjadi ancaman setelah satu jam pertandingan, namun, sama seperti anggota tim lainnya,
penyerang Prancis ini datang terlambat dalam pertandingan melawan tim yang tidak pernah kehilangan ketenangannya dan layak mendapatkan tempat di final.
Dan sampai pertandingan berakhir, Dortmund bisa mempertahankan keunggulannya. Dan memastikan diri lolos ke final.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan