Membutuhkan satu poin untuk merebut gelar juara setelah tampil dominan di mana mereka hanya kalah sekali dalam 32 pertandingan, PSV tertinggal lebih awal namun bangkit untuk mengalahkan tim papan tengah Sparta Rotterdam
PSV Eindhoven kini mengumpulkan 87 poin dari 32 pertandingan untuk menempati peringkat pertama klasemen yang tak mungkin dikejar Feyenoord Rotterdam yang menduduki posisi kedua dengan 75 poin dan menyisakan tiga laga.
PSV lebih unggul ketimbang Sparta dengan menguasai 68 persen distribusi bola dan melepaskan total tujuh tendangan tepat sasaran.
Sparta unggul terlebih dahulu setelah umpan silang Said Bakari dikonversikan gol oleh tendangan kaki kanan Metinho pada menit 8.
PSV menyamakan kedudukan pada menit 18 berkat gol bunuh diri dari Said Bakari.
PSV berbalik unggul pada menit 26 setelah umpan Luuk De Jong dimaksimalkan menjadi gol oleh tendangan Johan Bakayoko.
Baca Juga: Tak Perlu Jauh-Jauh ke Swiss, Ini Lokasi untuk Mencoba Sensasi Baru Ice Skating di Surabaya
Gol bunuh diri kembali terjadi pada pertandingan ini dan kali ini pemain PSV Olivier Boscagli melakukanya sehingga kedudukan sesi 2-2 pada menit 29.
Pada babak kedua, PSV kembali unggul pada menit 67 setelah Boscagli menebus gol bunuh diri yang dia lakukan.
Berawal dari umpan kiriman Joey Veerman, bola disambut Boscagli dengan tendangan voli sehingga PSV unggul 3-2 pada menit 67.
Skuad asuhan Peter Bosz memperlebar keunggulan menjadi 4-2 pada menit 78 setelah umpan Ricardo Pepi disambut tendangan Jordan Teze.
Sukses PSV tahun jnibtak bisa dilepaskan dari pengaruh pemain-pemain asal Amerika Serikat seperti Ricardo Pepi, Sergiño Dest dan Malik Tillman semuanya memainkan peran di musim kemenangan ini.
"Kami mencetak gol terbanyak, kebobolan paling sedikit, dan menciptakan peluang terbanyak. Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Eredivisie, dengan sangat sederhana," kata bek kanan Jordan Teze kepada stasiun TV Belanda NOS.
"Enam tahun lalu saya menonton [dari tribun] seperti orang lain. Saya berharap suatu hari nanti saya bisa mengalami momen seperti itu sendiri, dan sekarang sudah terjadi." Lanjut Teze.
Ini adalah gelar liga pertama bagi pelatih Peter Bosz dan diraih dengan luar biasa melihat catatan 28 kemenangan dalam 32 pertandingan sejauh ini.
PSV tetap berada di jalur yang tepat untuk menyamai rekor perolehan poin di kompetisi Eredivisie Belanda, yaitu 93 poin yang dibuat oleh Ajax pada tahun 1972.
Ada pemandangan yang meriah saat peluit akhir dibunyikan saat para penggemar melambaikan replika trofi Liga Belanda dari karton, namun tetap berada di tribun penonton setelah ada ketakutan sebelum pertandingan akan adanya invasi ke lapangan jika Feyenoord juara.
Selanjutnya PSV bertandang ke markas Fortuna Sittard, Minggu pekan depan, sedangkan Sparta bertandang ke FC Utrecht dalam hari yang sama.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan