Gol-gol Bayern dicetak oleh Serge Gnabry (18') dan Harry Kane (33' pen), sementara gol Arsenal tercipta melalui aksi Bukayo Saka (12') dan Leandro Trossard (76').
Arsenal,l telah unggul sejak awal melalui gol klinis Bukayo Saka. Namun Bayern, yang masa kejayaannya sebagai juara Jerman sudah hampir berakhir karena mereka tertinggal 16 poin dari Bayer Leverkusen, menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan Eropa yang harus diperhitungkan.
Arsenal tercengang ketika mantan striker mereka Serge Gnabry menyamakan kedudukan enam menit kemudian dan kemudian Harry Kane mencetak golnya yang ke-39 musim ini di semua kompetisi setelah Leroy Sane dilanggar di kotak penalti.
Dua pemain pengganti Arsenal digabungkan untuk menyamakan kedudukan saat Gabriel Jesus memberikan umpan kepada Trossard di area penalti.
Namun tim tuan rumah menjadi marah saat peluit akhir dibunyikan setelah penalti Saka tidak diberikan penalti di menit-menit akhir setelah dijatuhkan oleh Manuel Neuer untuk membuat kedudukan tetap seimbang.
Kembalinya Kane ke salah satu tempat favoritnya menjadi bahan pembicaraan besar sebelum pertandingan.
Dan dia sepatutnya membungkam cemoohan Arsenal, dengan golnya. “Itu bukan pertandingan yang mudah,” kata Kane dikutip ESPN.
"Arsenal adalah tim yang sangat bagus. Mereka berada di puncak klasemen Premier League saat ini, jadi kami harus bekerja lebih keras pada saat-saat tertentu, namun ini adalah hasil yang bagus dan mudah-mudahan kami dapat membuat perbedaan di kandang sendiri."
Bisa ditebak, penyerang yang mencetak rekor 14 gol untuk Tottenham di Derby London Utara itu, dicemooh setiap kali menyentuh bola meski kapten Inggris itu nyaris tidak terlibat di awal-awal pertandingan.
Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang sama besar pada leg kedua yang akan dihelat di Allianz Arena pada Kamis (18/4) dinihari WIB mendatang untuk memastikan tiket ke semifinal Liga Champions 2023/24.
Hasil leg pertama ini membuat Arsenal punya pekerjaan berat untuk lolos ke semifinal.
Pasalnya, mereka tak punya rekor bagus saat bertanding ke Munich. Pada 6 kesempatan terdahulu,
The Gunners hanya meraih 1 kemenangan. Sisanya, 4 kali kalah dan hanya 1 kali seri. Satu-satunya anomali terjadi pada musim 2012-13 ketika mereka menang 2-0.
Akan tetapi, hal itu tak membuat Arteta hilang keyakinan. Dia sangat percaya pada kemampuan Bukayo Saka dan kawan-kawan.
“Saya sangat percaya diri kami akan datang ke sana dan mengalahkan mereka. Untuk itu, kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik,” ujar Mikel Arteta seperti dikutip dari BBC.
Dengan posisi gol seperti ini, Bayern Munich memang sedikit diuntungkan dengan gol tandang mereka.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan