Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ingin Juara Liga Champions, Alasan Mbappe Tinggalkan PSG

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 6 Maret 2024 | 22:43 WIB
Kylian Mbappe
Kylian Mbappe

SURABAYA- Kylian Mbappe menjadi bintang saat Real Madrid menyingkirkan Real Sociedad di babak 16 besar Liga Champions.

Dan striker Les Bleus Prancis ini menegaskan bahwa tidak ada konflik antara dirinya dan pelatih Luis Enrique.

Terlepas dari aksi heroiknya dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Sociedad, Mbappe tidak berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir PSG yang berakhir dengan hasil imbang melawan Rennes dan AS Monaco.

Dalam kedua pertandingan tersebut, ia bahkan tidak bermain penuh, sebuah keputusan yang kabarnya tidak disambut baik oleh pemain bintang tersebut.

Namun, setelah pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Sociedad, Mbappe menegaskan kembali bahwa tidak ada masalah atau ketegangan antara dirinya dan Luis Enrique.

"Tidak ada masalah dengannya meski orang mengira ada masalah," kata Kylian Mbappe. "Saya punya masalah, tapi pelatih bukan salah satunya." Katanya dikutip Radar Surabaya dari Sportmole.

Enrique juga ikut bersuara, ia menyatakannya dengan lebih ringkas: "Saya tidak punya masalah dengan pemain mana pun.

"Dia bisa mencetak 50 gol dan memberikan 25 assist dengan pelatih mana pun. Bagi saya dia adalah pemain terbaik dunia di sepertiga akhir, tak terbendung. Hari ini dia juga menunjukkan dia bisa menahan bola ketika situasi permainan membutuhkannya dan kemudian menyerang di area lapangan yang terbuka."

Dengan dua golnya melawan Real Sociedad di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Mbappe menjadi pemain termuda kedua yang mencapai 45 gol Liga Champions di babak penyisihan grup dan babak sistem gugur pada usia 25 tahun 76 hari. Lionel Messi mencapai angka itu pada usia 24 tahun 257 hari.

Mbappe menunjukkan kualitasnya pada hari Selasa (5/3), saat ia mencetak sepasang gol dalam kemenangan 2-1 atas Real Sociedad yang membawa PSG ke perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam tiga musim terakhir.

Kylian Mbappe telah mengatakan kepada Paris Saint-Germain bahwa dia tidak akan bertahan bersama klub tersebut setelah musim ini, di mana kepindahan ke Real Madrid tampaknya sudah pasti.

Meski telah menghabiskan banyak uang untuk mencoba memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya, Paris Saint-Germain tersingkir dari babak 16 besar sebanyak lima kali dalam tujuh musim terakhir, termasuk dua musim terakhir.

Mereka berhasil mencapai babak semifinal pada tahun 2021 dan menjadi runner-up pada tahun 2020.

Gara-gara selalu gagal di Liga Champions inilah yang mendorong Mbappe mencari klub yang lebih berpeluang berjaya di Eropa. Dan pilihannya adalah Real Madrid.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#real madrid #kylian mbappe #psg