RADAR SURABAYA – FIFA melaporkan perkembangan bursa transfer selama musim dingin, 1 Januari hingga 1 Februari ini.
Musim ini adalah tahun keempat secara berturut-turut federasi sepakbola dunia itu menerbitkan laporan media, tak lama setelah penutupan bursa transfer internasional bulan Januari.
Laporan ini memberikan gambaran umum tentang transfer global yang melibatkan pemain sepak bola pria dan wanita.
FIFA menyebut sebanyak 5.073 transfer pemain internasional telah dilakukan, baik pada sepak bola pria maupun wanita.
“Hal ini merupakan rekor baru dari Januari 2023,” kata FIFA dalam keterangan resminya yang diterima Radar Surabaya, Selasa (13/2).
Total pengeluaran klub untuk biaya transfer mencapai USD 1,46 miliar atau setara Rp 22,8 triliun di sepak bola pria.
Capaian itu merupakan tertinggi kedua yang pernah terjadi pada periode Januari.
Sedangkan, rekor pengeluaran dalam sepak bola wanita adalah USD 2,1 juta atau sekitar Rp 32,8 miliar.
“Angka tersebut lebih dari 2,5 kali lipat jumlah yang dihabiskan pada Januari 2023,” lanjutnya.
Data transfer internasional FIFA juga menyebutkan sebanyak 4.716 transfer internasional telah terjadi di sepak bola pria selama periode Januari lalu.
Jumlah itu meningkat 0,6 persen dibandingkan dengan periode Januari tahun sebelumnya.
Di sisi lain, pengeluaran untuk biaya transfer di sepak bola wanita mencapai rekor baru dengan USD 2,1 juta atau Rp 32,8 miliar.
Catatan tersebut meningkat 165,5 persen dari Januari 2023.
Lebih lanjut, jumlah total transfer wanita internasional tetap relatif stabil.
Dengan 357 transfer lintas negara, meningkat 0,3 persen dibandingkan Januari 2023.
Dengan total pengeluaran untuk biaya transfer sebesar USD 1,46 miliar atau sekitar Rp 22,8 triliun di sepak bola pria selama periode Januari, total pengeluaran klub-klub sepak bola menjadi 8,2 persen lebih rendah dari rekor pengeluaran pada Januari 2023.
Namun masih berada di level tertinggi kedua yang pernah ada.
Klub-klub sepak bola Prancis menduduki puncak klasemen untuk pengeluaran biaya transfer internasional pemain pria pada Januari.
Dengan total pengeluaran sebesar USD 291,9 juta atau sekitar Rp 4,5 triliun.
Lebih dari dua kali lipat dari jumlah yang mereka keluarkan pada periode musim dingin sebelumnya.
Sebaliknya, pengeluaran klub-klub sepak bola Inggris di bulan Januari tahun ini menurun tajam.
Turun hampir 80 persen dibandingkan dengan rekor pengeluaran mereka di bulan Januari 2023.
Meskipun demikian, total gabungan mereka masih merupakan yang tertinggi kedua dari semua asosiasi sepak bola.
Daftar transfer masuk dalam permainan wanita dipimpin oleh Inggris dan Spanyol, masing-masing dengan 29 transfer.
Sedangkan Swedia dan Amerika Serikat berada di puncak klasemen untuk transfer keluar, dengan masing-masing 30 transfer.
Lebih lanjut FIFA akan menerbitkan data transfer berikutnya pada September 2024, setelah berakhirnya periode pendaftaran pertengahan tahun. (nad/sha/opi)
Editor : Nofilawati Anisa