Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penculik Akhirnya Bebaskan Ayah Luis Diaz, Winger Liverpool

Rahmat Adhi Kurniawan • Jumat, 10 November 2023 | 17:59 WIB
BEBAS: Luis Diaz bahagia bersama ayahnya yang dibebaskan setelah diculik 12 hari oleh anggota kelompok gerilya Tentara Pembebasan Nasional. (ESPN)
BEBAS: Luis Diaz bahagia bersama ayahnya yang dibebaskan setelah diculik 12 hari oleh anggota kelompok gerilya Tentara Pembebasan Nasional. (ESPN)

BOGOTA - Pemerintah Kolombia mengonfirmasi bahwa ayah penyerang Liverpool Luis Díaz telah dibebaskan, 12 hari setelah penculikannya di Kolombia utara oleh anggota kelompok gerilya Tentara Pembebasan Nasional, atau ELN.

Pembebasan anggota ELN , yang menyebut penculikan itu sebuah kesalahan, diumumkan oleh delegasi pemerintah yang saat ini sedang melakukan perundingan damai dengan kelompok gerilya.

Díaz menjadi starter dan bermain 81 menit saat Liverpool kalah 3-2 dari Toulouse beberapa jam setelah ayahnya dibebaskan oleh penculik.

Sebelum pertandingan, pelatihnya Jurgen Klopp mengatakan sang striker “sangat senang” dengan kabar pembebasan ayahnya.

“Sepertinya Lucho (Diaz) sangat senang, (memberikan) acungan jempol sepanjang waktu,” kata Klopp kepada TNT Sports.

"Dari segi waktu, ini sangat baik," kata Klopp dikutip Radar Surabaya dari ESPN.

Penculikan Luis Manuel Díaz pada tanggal 28 Oktober dari kampung halamannya di Barrancas dengan cepat menarik perhatian internasional dan mengajukan permohonan pembebasannya.

Pada hari Minggu, Luis Diaz memohon kebebasan ayahnya setelah mencetak gol untuk Liverpool dalam pertandingan sepak bola Liga Premier, memperlihatkan kaus bertuliskan "Kebebasan untuk Papa" dalam bahasa Spanyol.

Manuel Diaz, yang mengenakan kemeja hijau dan topi baseball, melambai kepada para simpatisan pada Kamis malam ketika dia tiba kembali ke kampung halamannya di wilayah La Guajira, dengan dikawal oleh pihak berwenang.

Dia berbicara secara emosional kepada tetangganya melalui megafon.

“Terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan kedua ini, untuk membawa saya kembali pulang, dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Barrancas, La Guajira dan Kolombia atas dukungan besar yang telah mereka berikan kepada keluarga saya,” ujarnya dikutip Radar Surabaya dari ESPN.

Awalnya tidak jelas siapa yang melakukan penculikan tersebut. Namun pemerintah Kolombia pekan lalu mengumumkan bahwa mereka mendapat informasi bahwa Díaz diculik oleh unit ELN.

ELN kemudian mengakui penculikan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah sebuah kesalahan dan bahwa pimpinan tertinggi kelompok tersebut telah memerintahkan pembebasan Díaz.

Pernyataan ELN pada hari Minggu mengatakan bahwa rencana pembebasan tersebut terhambat oleh pengerahan militer di Kolombia utara dan tidak dapat menjamin pembebasan yang aman dalam keadaan seperti itu.

Militer Kolombia mengatakan pada hari Senin bahwa mereka mengubah posisinya untuk memfasilitasi pembebasan tersebut.

Kedua orang tua Luis Diaz telah diculik oleh orang-orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor di sebuah pompa bensin di Barrancas.

Namun ibu pesepakbola tersebut, Cilenis Marulanda, diselamatkan dalam beberapa jam oleh polisi yang memasang penghalang jalan di sekitar kota berpenduduk 40.000 orang, yang berada di dekat perbatasan Kolombia dengan Venezuela.

Setelah penculikan tersebut, pasukan khusus dikerahkan di daerah tersebut untuk mencari ayah Diaz di pegunungan yang melintasi kedua negara dan tertutup oleh hutan awan.

Polisi juga menawarkan hadiah $48.000 untuk informasi yang mengarah padanya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Gereja Katolik membantu memfasilitasi serah terima tersebut, dan perwakilan mereka menerima ayah Díaz pada hari Kamis di daerah pegunungan Serranía del Perijá, di mana ia menerima perawatan medis dasar.

liverpoolBaca Juga: Liverpool Panaskan Persaingan di Papan Atas Liga Inggris Usai Hajar Nottingham Forest 3-0

Dia kemudian dibawa dengan helikopter ke Valledupar, sebuah komunitas sekitar 56 mil (90 kilometer) dari Barrancas, kota kelahirannya di bagian timur laut negara tersebut. Tetangganya di Barrancas menyambutnya dengan musik dan sorak-sorai sementara polisi menjaga rumah keluarganya.

“Mane adalah seorang pria dengan hati yang sangat rendah hati, seorang pria yang telah berjuang untuk membesarkan anak-anaknya,” kata warga Barrancas, Mayulis Lindo Redondo, menggunakan nama panggilan Manuel Díaz.

Striker berusia 26 tahun ini merupakan salah satu pemain paling bertalenta di timnas Kolombia. Dia bergabung dengan Liverpool dalam kesepakatan senilai $67 juta.

Timnas Kolombia dan Liverpool merayakan pembebasan ayah Díaz di media sosial. (ESPN/rak)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Luis Diaz #liverpool #Radar Surabaya #Berita Radar Surabaya Terkini #Penculikan Ayah Luiz Diaz