OSLO - La Furia Roja Spanyol mengamankan tempat di Euro 2024 setelah gol Gavi di babak kedua sudah cukup untuk mengalahkan Norwegia 1-0 saat laga tandang Senin dinihari (16/10) WIB.
Pada laga hari Minggu malam, dari Grup A Spanyol dan Skotlandia memastikan lolos sementara dari Grup D, Turki juga menyusul lolos ke putaran final Euro 2024.
Spanyol dan Skotlandia sama-sama mengamankan tempat di dua teratas dengan 15 poin dari enam pertandingan, dengan Norwegia di peringkat ketiga dengan 10 poin setelah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Turki mengalahkan Latvia 4-0 untuk memastikan mereka finis di antara tempat kualifikasi.
Gavi mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu untuk Spanyol, yang mengakhiri peluang Norwegia dan bintang Manchester City mereka Erling Haaland untuk mencapai final di Jerman musim panas mendatang.
Dengan demikian mimpi Erling Haaland bermain di Piala Eropa kandas.
Ini berbanding terbalik dengan kecemerlangannya di klub.
“Saya sangat senang dengan hasil ini. Kami bermain bagus dan membuahkan hasil,” kata Gavi usai pertandingan dikutip ESPN.
"Kami sedang dalam laju kemenangan yang bagus. Norwegia adalah tim yang tangguh, terutama di kandang sendiri. Jadi kami senang."
Pada malam yang dingin di Oslo, Spanyol mendominasi penguasaan bola namun kesulitan untuk menembus pertahanan tuan rumah, dan sepertinya VAR mungkin mencegah mereka mengamankan tempat di Euro ketika gol Álvaro Morata di babak pertama dianulir karena offside.
Striker Spanyol itu kembali menjadi pusat perhatian ketika Gavi mencetak gol empat menit setelah turun minum dan pemeriksaan offside VAR lainnya pun terjadi, namun kali ini ia berada dalam jarak aman dan gol tersebut disahkan.
Gavi menambahkan, "Saya pikir itu karena Morata, yang berada dalam posisi offside, saya tidak tahu apakah dia berada dalam posisi offside atau tidak, namun mereka memberikan gol tersebut dan saya senang dengan hal itu."
Norwegia bersiap untuk menyerang Spanyol melalui serangan balik, namun mereka kesulitan untuk menciptakan banyak serangan saat tim tamu melaju ke final dengan dua pertandingan tersisa dan jarang memberi Erling Haaland kesempatan untuk menunjukkan kecemerlangannya.
“Ini adalah hasil kerja seluruh tim, dari penyerang pertama hingga penjaga gawang, terutama pertahanan, bek tengah sangat spektakuler,” kata manajer Spanyol Luis de la Fuente.
“Tetapi itu adalah keseluruhan tim, itu adalah pertandingan yang lengkap,” lanjutnya.
"Ketika Anda memiliki sikap dan antusiasme, Anda dapat mengatasi kesulitan apa pun. Bahaya bisa datang dari situasi seperti itu dan kami mengatasinya dengan sangat baik, melawan tim yang kuat dalam aspek permainan tersebut," pungkasnya.
Dari Grup D, tendangan voli brilian dari Yunus Akgün membuat Turki berada di jalur kemenangan komprehensif melawan Latvia yang memastikan mereka lolos ke putaran final tahun depan.
Tim tamu mencoba dengan gagah berani untuk menyamakan kedudukan tetapi mereka malah gagal, dengan dua gol di akhir pertandingan dari Cenk Tosun dan satu dari Kerem Aktürkoglu memastikan partisipasi Turki di Jerman.
Mereka memuncaki grup dengan 16 poin, unggul enam poin dari Wales dan Kroasia setelah tim Wales itu mengalahkan Kroasia 2-1 di Cardiff untuk menjaga harapan mereka untuk lolos tetap terbuka. (espn/rak)
Editor : Nofilawati Anisa