Taylor dan keluarganya terlihat berusaha menghindari massa, yang meneriakinya saat dia melakukan perjalanan pulang setelah menjadi wasit final Liga Europa Rabu malam antara Roma dan Sevilla di ibu kota Hungaria, Budapest.
Taylor dikritik karena penampilannya di final oleh bos AS Roma, Jose Mourinho selama konferensi pers pasca pertandingan setelah Il.Lupi kalah adu penalti dari Sevilla.
Dan dalam rekaman video yang kemudian muncul di media sosial, mantan manajer Chelsea dan Manchester United itu terlihat menggerakkan tangan ke arah Taylor dan ofisial di tempat parkir stadion dan terdengar mengatakan "aib".
Menyusul insiden di bandara, Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam: “PGMOL mengetahui video yang beredar di media sosial yang menunjukkan Anthony Taylor dan keluarganya dilecehkan di Bandara Budapest. Kami terkejut dengan pelecehan yang tidak dapat dibenarkan dan menjijikkan yang ditujukan kepada Anthony dan keluarganya saat dia mencoba pulang dari menjadi wasit final Liga Eropa UEFA."
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kami kepada Anthony dan keluarganya.” tulis PGMOL.
UEFA sedang menunggu laporan Taylor sebelum memutuskan apakah akan mengambil tindakan terhadap Jose Mourinho atas kata-kata kasarnya.
Taylor memberikan kartu kuning kepada Mourinho selama pertandingan, yang berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu sebelum Sevilla memastikan kemenangan ketujuh mereka di Liga Europa dengan menang 4-1 dalam adu penalti.
Emosi mendidih di dalam dan di luar lapangan mewarnai laga final ini, dengan 13 pemain diberikan kartu kuning, tujuh di antaranya untuk pemain Roma, sementara ofisial keempat Michael Oliver harus bekerja keras untuk menenangkan kedua bangku pemain cadangan.
Tensi panas laga ini membuat pertandingan sempat terhenti beberapa saat, dengan total waktu tambahan 25 menit. Artinya plus 120 menit babak tambahan, final kali ini berlangsung 145 menit. (lvs/rak) Editor : Administrator