Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 akan digelar pada 20 Mei-11 Juni 2023 di enam venue/stadion. Yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Kapten I Wayan Dipta (Bali), Jakabaring (Palembang), dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Saat sidak di GBT, tim FIFA merasa kaget dengan kinerja Pemkot Surabaya yang berhasil membangun jalan akses dari tol menuju stadion begitu cepat. Apalagi, pembangunan jalan akses itu tidak membutuhkan waktu lama untuk selesai. Kini jalan akses itu bisa dilewati oleh para tamu dan tim pemain.
"Alhamdulillah, perwakilan FIFA melihat jalan yang masuk ke GBT. Kaget betul FIFA, karena ada jalur yang dari tol, baik jalur yang dari Pelindo, juga jalur dari JLLB (Jalur Lingkar Luar Barat). Mereka mengatakan ini sebenarnya tujuh bulan, delapan bulan dari waktu sidak pertama, tapi sekarang sudah selesai. Begitu luar biasanya Pemerintah Kota Surabaya," ungkap Cak Eri.
Di samping itu, mereka juga mendengar informasi aroma yang kurang sedap ketika berada di GBT. Makanya, mereka langsung terjun ke lapangan untuk mengecek hal tersebut. Petugas FIFA juga melihat langsung dan sampai mendekati sampah itu.
“Mereka juga kaget karena tidak ada bau. Tidak ada aroma kurang sedap itu. Mereka kemudian tanya apa saja yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya, ya saya jawab apa adanya. Alhamdulillah, mereka menyampaikan sangat happy dan merasa luar biasa dengan Kota Surabaya,” kata Cak Eri. (rmt/rek)
Editor : Administrator