Di gate pertama ini, selain dicek dengan barcode, juga dicek gelang yang menjadi tiket masuk sirkuit. "Yang tidak bisa memenuhi persyaratan itu tidak bisa masuk," terang guide dari Lily Tours, Yenni Zhang.
Sejak pagi para penonton sudah mulai datang ke sirkuit Mandalika. Di gate pertama saja, pukul 07.30 antrean sudah mengular. Semakin siang, antrean semakin panjang.
Untuk balapan utama, baru dilaksanakan pukul 15.00.
Sebelum jam tersebut, penonton bisa menikmati balapan untuk kelas bawah.
Para penonton terlihat dengan setia menunggu balapan bergengsi ini. Mereka berasal dari berbagai penjuru kota di Indonesia dan dunia.
"Mumpung motoGP nya ada di Indonesia, kita bisa lebih enak nontonnya," kata penonton dari Samarinda, Annisa.
Rifany Widjaja, Deputy Director Sales and Marketing PT STSJ, mengaku bangga bisa menjadi bagian perhelatan bergengsi ini. "Ada racer-racer kita yang turut bertanding. Semoga saja perhelatan ini sukses meskipun baru pertama ada di Indonesia," pungkas Rifany. (nin/rak) Editor : Lambertus Hurek