Setan Merah menang 3-1 di kandang Brentford pada laga tunda pekan ke-17 Premier League. Pada laga itu, Ronaldo digantikan Harry Maguire saat memasuki menit ke-71. CR7 rupanya tak terima. Dia terlihat bertanya kepada Direktur Teknik Darren Fletcher. Selepas laga, Rangnick menjelaskan insiden tersebut.
“Dia bertanya, ‘Mengapa aku? Mengapa aku yang ditarik?’ Saya katakan, ‘Dengar, Ronaldo, kamu sudah 36 tahun dan dalam kondisi bagus. Namun, ketika jadi pelatih suatu saat nanti, kamu akan melihat dari kaca mata sebagai pelatih kepala.’ Tugas saya adalah membuat putusan terbaik untuk klub dan tim,” urai Ralf Rangnick seperti dikutip BBC Sport.
Meskipun demikian, Rangnick tetap memaklumi reaksi negatif Ronaldo. “Itu normal saja. Sebagai striker, dia ingin mencetak gol. Namun, dia juga baru pulih dari cedera. Sangat penting untuk diingat pula, kami punya pertandingan lain dalam 3 hari ke depan,” ujar manajer asal Jerman itu.
Selain mempertimbangkan kondisi Cristiano Ronaldo dan pertandingan berikutnya, ada hal lain yang mendasari perubahan dari Ralf Rangnick pada menit ke-71 laga Brentford vs Manchester United. Sang manajer mengaku tak mau mengulangi kesalahan yang dialami kala menghadapi Aston Villa.
Saat melawan Aston Villa, Man. United harus rela hanya merebut 1 poin meskipun sempat unggul 2-0. Menurut Rangnick, itu karena dia telat melakukan perubahan dengan memperkuat lini belakang. Itu jadi pelajaran penting dan tak diulangi ketika Red Devils unggul 2-0 di markas Brentford. Dia mengganti Ronaldo dengan Harry Maguire.
“Saya katakan kepada dia (Ronaldo), kami sudah unggul 2-0 dan harus belajar dari kejadian di Villa Park. Setelah laga itu, saya marah kepada diri sendiri karena tak mengubah formasi jadi lima pemain belakang. Saya juga ingin clean sheet, tapi sayangnya itu tak terwujud,” tambah Rangnick.
Hanya enam menit setelah Ronaldo diganti, Man. United menambah keunggulan jadi 3-0 berkat gol Marcus Rashford. Namun, Ivan Toney mampu membuat gol balasan ketika pertandingan bersisa lima menit. Berkat kemenangan atas Brentford, tim asuhan Ralf Rangnick tetap memelihara peluang menembus empat besar dengan perolehan 35 poin. (pol/rak) Editor : Lambertus Hurek