RADAR SURABAYA - Pernah merasa sulit menolak permintaan orang lain? Atau, sering merasa bersalah ketika tidak bisa melakukan permintaan orang lain? Seikap seperti ini seringkali dimiliki seseorang yang kategori gak enakan.
Sifat ga enakan menolak permintaan orang lain ini dikenal dengan nama people pleaser. People pleaser merupakan sebutan untuk seseorang yang selalu berusaha menyenangkan dan memenuhi ekspektasi orang lain. Perlu diketahui bahwa hal ini bisa berdampak buruk pada kualitas hidup seseorang karena seringkali dilakukan dengan mengorbankan diri sendiri.
Ketahui Penyebab Seseorang Menjadi People Pleaser
Secara umum, alasan seseorang menjadi people pelaser adalah agar mereka disukai oleh banyak orang, takut sendirian, takut mengecewakan orang lain, dan merasa kesepian. Selain itu, terdapat sejumlah faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang lebih suka memprioritaskan kebahagiaan orang lain alih-alih dirinya sendiri, yaitu sebagai berikut:
1. Pengalaman masa kecil yang sulit dan traumatis
Pengalaman yang sulit ini menyebabkan seseorang merasa tidak aman atau tidak dihargai sehingga mereka kemudian mencoba mencari rasa aman dan pengakuan dari orang lain untuk menjadi people pleser.
2. Kepercayaan diri (self esteem) yang rendah
Ketika melihat orang lain lebih baik, maka orang yang memiliki self esteem rendah akan menganggap bahwa perasaan maupun pendapatnya bukanlah hal yang penting dibandingkan perasaan dan pendapat orang lain. Ketika mereka satu pendapat dengan orang lain yang dirasa lebih unggul, mereka akan merasa berguna.
Sebaliknya, jika ternyata pendapat atau perasaannya bertentangan dengan orang lain, maka orang dengan self esteem rendah menjadi merasa tidak berguna. Hal ini membuat mereka cenderung setuju dengan pendapat orang lain meskipun hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai dirinya.
3. Terlalu peduli dengan pandangan orang lain tentang dirinya
People pleaser khawatir bahwa orang lain akan menilai negatif diri mereka ketika menolak permintaan atau ajakan. Bagi people pleaser pandangan orang lain sangat penting bagi mereka untuk menjalani kehidupan.
4. Faktor budaya pada suatu daerah
Di daerah tertentu yang memiliki nilai-nilai untuk memprioritaskan kebutuhan orang lain di atas kepentingan sendiri akan mempengaruhi masyarakat di dalamnya untuk menganut nilai-nilai tersebut. Hal tersebut membuat mereka memiliki sifat segan untuk menolak ajakan atau permintaan orang lain
5. Tidak Menyukai konflik
People pleaser dapat disebabkan salah satunya karena seseorang tidak suka dengan adanya konflik dalam suatu relasi. Ia memiliki kebutuhan untuk tetap aman dan melindungi diri dari perselisihan. Oleh sebab itu, ketika dihadapkan pada suatu diskusi, ia cenderung menyamakan pendapatnya dengan mayoritas orang untuk meminimalisir terjadinya konfrontasi atau konflik dalam forum tersebut.
Yuk, Kenali Ciri-Ciri Seorang People Pleaser
Seseorang yang memiliki karakter people pleaser seringkali sulit untuk menolak permintaan orang lain meskipun hal tersebut tidak sesuai dengan nilai dirinya. Mereka akan berusaha keras untuk dapat memenuhi permintaan tersebut dan tidak segan-segan untuk mengorbankan dirinya.
Tidak hanya itu, ternyata ada banyak tanda-tanda yang bisa Anda pelajari bersama untuk mengetahui apakah seseorang termasuk people pleaser atau tidak. Berikut ciri-ciri orang yang memiliki karakter people pleaser:
- Merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain
- Sering merendahkan diri sendiri
- Sering mengabaikan pendapat pribadi dan lebih setuju dengan pendapat orang lain untuk menghindari perdebatan atau konflik
- Suka meminta maaf atas hal-hal yang tidak perlu
- Jarang meluangkan Waktu untuk diri sendiri
- Merasa takut dan khawatir apabila ada ornag ynag marah
- Suka menyalahkan diri sendiri
- Selalu siap sedia membantu orang lain, tetapi cenderung tidak sungkan menerima bantuan dari orang lain
- Membutuhkan pujian yang membuat dirinya merasa berharga
- Tidak pernah mengakui perasaan diri sendiri
Tips Berhenti Menjadi People Pleaser
Ketika people pleaser dilakukan terus menerus, kualitas hidup seseorang juga akan ikut terganggu. Bisa jadi, seseorang mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, gangguan kecemasan, gangguan emosi dan yang lebih parahnya seseorang bisa kehilangan dirinya.
Oleh karena itu, perasaan sungkan ini harus segera dihentikan. Berikut merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti menjadi people please:
1. Tanamkan mindset untuk bisa menjaga diri sendiri
Mengutamakan diri sendiri bukan berarti egois karena kebahagiaan orang lain bukan menjadi tanggung jawab kita dan jangan sampai kita menjadikannya sebagai beban. Jadi, cobalah untuk mendahulukan kebahagiaan diri sendiri sebelum pada akhirnya bisa membahagiakan orang lain tanpa menyiksa diri sendiri.
Pahami bahwa kita tidak bisa membuat semua orang senang atau menyukaimu
Hal tersebut penting untuk dipahami supaya kita tidak memaksakan diri untuk bisa disukai orang lain karena hanya akan mengakibatkan capek fisik dan mental.
2. Buat batasan diri dalam menolong orang lain
Penting untuk mengenali sejauh mana kemampuan diri untuk menolong orang lain. Tidak maslah jika memang diri kita belum mampu memberikan bantuan karena pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dan tidak bisa melakukan segalanya dengan sempurna.
3. Pahami bahwa berkonflik tidaklah selelu jadi hal yang buruk
Mengutarakan pendapat yang berbeda dengan komunikasi ynag sehat justru dapat meningkatkan hubungan menjadi lebih baik. Jadi, jangan khawatir untuk berpendapat selama hal tersebut disampaikan dengan cara yang benar.
4. Cobalah untuk menahan diri untuk tidak spontan menerima orang lain
Kerika ada orang yang meminta bantuan, cobalah untuk tidak langsung mengiyakan. Ambil waktu sejenak untuk memikirkan seberapa penting persoalannya dan apakah kita berada dalam kapasitas yang bisa membantu.
5. Belajar untuk berkata tidak
Apabila ternyata permintaan dari orang lain di luar batas kemampuan kita, jangan segan untuk menolak dengan cara yang baik dan sopan. Dengan menolak hal yang tidak sesuai perasaan atau kemampuan bukan berarti menjadikan kita orang yang buruk dan tidak berguna
Nah, itu tadi pembahasan seputar people pleaser, mulai dari penyebab, ciri-ciri, sampai tips mengatasi people pleaser yang bisa kamu pelajari bersama. Membantu orang lain merupakan hal yang baik untuk dilakukan, tetapi jangan sampai kita memaksakan diri hingga mengorbankan kebahagiaan diri sendiri. (han/jay)
Editor : Jay Wijayanto