RADAR SURABAYA – Situasi darurat medis dapat datang tanpa tanda dan terjadi di mana saja. Di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun ruang publik, kondisi seperti pingsan, mimisan, keracunan, demam, reaksi alergi, hingga gejala stroke dapat terjadi secara tiba-tiba.
Dalam situasi tersebut, beberapa menit pertama menjadi momentum penting sebelum bantuan medis profesional tiba. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama pun bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan bagian dari literasi kesehatan yang penting dimiliki masyarakat.
Menjawab kebutuhan tersebut, Penerbit Erlangga menerbitkan seri buku Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat Jilid 1 dan 2. Buku ini dirancang sebagai panduan praktis bagi masyarakat untuk memahami langkah awal menghadapi berbagai kondisi darurat medis yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Pelopor Inovasi Pembelajaran, Penerbit Erlangga Mahameru Raih Radar Surabaya Awards 2026
Seri buku tersebut ditulis langsung oleh dr. Andri Octavallen, Sp.Em., Sub.Sp.TK(K), FICEP, AIFO-K, dokter spesialis emergensi yang berpengalaman dalam menangani kasus kegawatdaruratan medis. Kepakaran penulis menjadi salah satu fondasi penting dalam penyusunan materi, sehingga informasi yang disajikan tidak berhenti pada pengetahuan teoritis, tetapi diarahkan pada tindakan pertolongan yang tepat dan aman.
Berbagai kondisi medis dibahas secara sistematis, mulai dari pingsan, keracunan, stroke, demam, diare, mimisan, hingga reaksi alergi. Materi dikemas dengan bahasa yang relatif mudah dipahami sehingga dapat menjangkau pembaca dari berbagai latar belakang.
Kehadiran buku ini juga menjadi relevan di tengah maraknya informasi kesehatan di ruang digital. Tidak sedikit informasi mengenai pertolongan pertama beredar tanpa landasan yang memadai. Kesalahan dalam melakukan tindakan awal bahkan berpotensi memperburuk kondisi korban.
Karena itu, seri Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat dapat menjadi salah satu rujukan untuk membantu masyarakat membedakan antara tindakan yang tepat dan informasi yang keliru. Tujuan utamanya bukan menggantikan peran tenaga medis, melainkan membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar untuk memberikan pertolongan awal secara lebih terarah sembari menunggu bantuan profesional.
Dari sisi penyajian, buku ini memiliki keunggulan melalui tampilan full color (4/4). Penggunaan visual membuat materi lebih komunikatif sekaligus membantu pembaca memahami alur tindakan pertolongan pertama.
Pendekatan tersebut membuat buku tidak hanya relevan sebagai bahan bacaan, tetapi juga potensial menjadi referensi praktis yang tersedia di rumah, ruang UKS sekolah, maupun fasilitas pertolongan pertama di lingkungan kerja.
Bagi lingkungan pendidikan, literasi pertolongan pertama memiliki nilai yang lebih luas. Guru dan petugas UKS dapat memperoleh tambahan referensi dalam membangun kesiapsiagaan kesehatan di sekolah. Sementara bagi pelajar, pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal untuk merespons keadaan darurat yang mungkin terjadi pada diri sendiri maupun orang di sekitarnya.
Di lingkungan keluarga, buku ini juga dapat membantu orang tua meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi medis yang membutuhkan respons awal. Sedangkan bagi mahasiswa kesehatan, materi di dalamnya dapat menjadi bacaan pendamping untuk memperkuat pemahaman mengenai penanganan awal kondisi darurat.
Pada akhirnya, pesan yang dibawa seri buku ini sederhana namun penting: pertolongan yang baik bermula dari pengetahuan yang tepat.
Pengetahuan tersebut diharapkan mampu mengubah respons seseorang ketika menghadapi keadaan darurat dari panik menjadi lebih tenang, dari ragu menjadi lebih percaya diri, dan dari sekadar menyaksikan menjadi mampu memberikan pertolongan awal yang tepat.
Baca Juga: Mendorong Generasi Inovatif, Penerbit Erlangga Hadirkan Platform Pembelajaran Interaktif Erklika Lab
Dengan menggabungkan kepakaran medis, materi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta penyajian visual yang menarik, Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat Jilid 1 dan 2 layak menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi kesehatan di tengah masyarakat.
Buku ini diterbitkan dalam dua jilid, masing-masing terdiri atas 64 halaman dengan isi full color. Seri tersebut menyasar masyarakat umum, orang tua, guru, petugas UKS, pelajar, hingga mahasiswa kesehatan.
Jilid 1 memiliki kode buku 0076160050 dengan ISBN 9786342668153, sedangkan Jilid 2 memiliki kode buku 0076160090 dengan ISBN 9786342668740. Keduanya diterbitkan pada 2026 oleh Penerbit Erlangga dan dibanderol dengan harga Rp59.000 per jilid.
Baca Juga: Rayakan Kemenangan dengan Semangat Literasi: Harmoni Lebaran Bersama Penerbit Erlangga
Lebih dari sekadar buku kesehatan, seri ini menawarkan sebuah pengingat bahwa kesiapsiagaan dapat dimulai dari hal sederhana: membaca, memahami, dan mengetahui apa yang harus dilakukan ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.
Sebab, pada situasi ketika setiap detik berharga, pengetahuan yang tepat dapat menjadi awal dari sebuah pertolongan yang berarti.
Penerbit Erlangga senantiasa hadir lebih dekat dengan Sahabat Erlangga melalui jaringan kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. (ind/gun)
Untuk informasi produk dan pemesanan, silakan hubungi melalui:
Halo Erlangga: 1500-885
WhatsApp CS: 08191-1500-885
Email: info@erlangga.co.id
Official Website: https://erlangga.co.id
Official Online Store: https://shop.bukuerlangga.com
Official Shopee: https://id.shp.ee/qJrK5knR
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya