Tak Bosan Diputar Berkali-kali Ini Alasan Lagu Favorit Sulit Ditinggalkan

M Firman Syah • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:28 WIB
Sering memutar lagu yang sama? Ternyata ada alasan psikologis dan cara kerja otak di baliknya. Foto: Pinterest.
Sering memutar lagu yang sama? Ternyata ada alasan psikologis dan cara kerja otak di baliknya. Foto: Pinterest.

RADAR SURABAYA – Banyak orang memiliki satu atau beberapa lagu favorit yang diputar berulang kali hingga hafal setiap lirik, melodi, bahkan jeda musiknya. Meski terdengar membosankan bagi orang lain, kebiasaan tersebut ternyata merupakan hal yang umum dan berkaitan dengan cara otak memproses musik, memori, serta emosi.

Tidak sedikit orang yang tetap menikmati lagu yang sama meski telah mendengarkannya puluhan hingga ratusan kali. Bahkan, lagu tersebut sering menjadi pilihan utama saat bekerja, belajar, berkendara, atau sekadar bersantai.

Salah satu alasan di balik kebiasaan tersebut adalah otak manusia cenderung menyukai sesuatu yang sudah dikenal. Ketika sebuah lagu sering diputar, pola melodi, ritme, dan lirik menjadi semakin familiar sehingga otak tidak perlu mengeluarkan banyak usaha untuk memprosesnya.

Kondisi itu dapat memberikan rasa nyaman. Lagu yang sudah dikenal juga lebih mudah diprediksi sehingga mampu menciptakan sensasi yang menenangkan dibandingkan mendengarkan lagu baru yang belum familiar.

Selain faktor familiaritas, musik juga dapat memicu respons menyenangkan pada otak. Saat seseorang mendengarkan lagu yang disukai, sistem penghargaan di otak dapat terlibat sehingga muncul perasaan senang, nyaman, atau puas.

Respons tersebut membuat seseorang terdorong untuk kembali mendengarkan lagu yang sama. Semakin kuat pengalaman positif yang dirasakan, semakin besar pula kemungkinan lagu tersebut diputar berulang kali.

Musik juga memiliki hubungan yang erat dengan memori. Lagu tertentu dapat mengingatkan seseorang pada momen spesial, orang terdekat, tempat tertentu, atau pengalaman yang pernah dialami.

Karena berkaitan dengan kenangan, mendengarkan lagu favorit dapat memunculkan kembali emosi yang pernah dirasakan pada saat-saat tersebut. Bagi sebagian orang, lagu bahkan menjadi cara untuk mempertahankan suasana hati, mengurangi stres, atau memperoleh rasa nyaman di tengah aktivitas sehari-hari.

Di sisi lain, ada pula orang yang sengaja memutar lagu tertentu berulang kali untuk membantu meningkatkan fokus. Musik yang sudah sangat dikenal cenderung tidak banyak mengalihkan perhatian sehingga dapat menjadi teman saat bekerja atau belajar.

Menariknya, kebiasaan mendengarkan lagu secara berulang juga membuat melodi semakin mudah melekat dalam ingatan. Akibatnya, potongan lirik atau melodi dapat muncul secara spontan di dalam pikiran meski musiknya sedang tidak diputar.

Fenomena tersebut dikenal sebagai earworm atau Involuntary Musical Imagery, yaitu kondisi ketika potongan lagu terus terngiang di kepala tanpa disengaja. Fenomena ini cukup umum terjadi dan pada umumnya bukan merupakan tanda adanya gangguan pada otak.

Meski demikian, tidak semua orang memiliki lagu favorit karena alasan yang sama. Selera musik dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pengalaman hidup, lingkungan, budaya, hingga preferensi pribadi. Hal itu membuat setiap orang dapat memiliki keterikatan emosional yang berbeda terhadap lagu tertentu.

Karena itu, tidak perlu merasa aneh jika memiliki satu lagu yang terus diputar berkali-kali. Rasa familiar, hubungan dengan kenangan, emosi, serta respons positif dari otak menjadi beberapa alasan mengapa sebuah lagu terasa sulit untuk ditinggalkan dan tetap menyenangkan didengarkan berulang kali. (nor/fir)

 
 
Editor : M Firman Syah
earworm lagu favorit musik psikologi fakta menarik