RADAR SURABAYA - Nuansa budaya peranakan mewarnai atrium Ciputra World Surabaya melalui gelaran Pasar Peranakan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Ciputra World Surabaya, Musim Pameran, dan Singapore Tourism Board (STB) yang menghadirkan pengalaman berburu kuliner khas peranakan.
Pengunjung tidak hanya dapat menikmati pameran wisata, tetapi juga mencicipi beragam hidangan autentik yang identik dengan budaya peranakan. Konsep tersebut dipilih untuk memperkuat identitas Ciputra World Surabaya yang dikenal dengan julukan "Singapore of Surabaya".
Baca Juga: PPPK Petra Hadirkan Sekolah Baru di Royal Residence, Tonggak Menuju Satu Abad Pendidikan Berkualitas
"Tema ini dipilih karena sesuai dengan konsep Ciputra World Surabaya sebagai Singapore of Surabaya," ujar Maria Hendriani dari Musim Pameran.
Sebanyak 27 tenant turut meramaikan Pasar Peranakan. Delapan di antaranya merupakan biro perjalanan yang menawarkan berbagai paket wisata ke Singapura. Sementara itu, 19 tenant lainnya menghadirkan aneka kuliner dan produk gaya hidup bernuansa peranakan.
Beragam sajian khas dapat dinikmati pengunjung, mulai dari laksa, loempia, kopitiam, lapis legit, hingga aneka jajanan tradisional. Ragam menu tersebut dipilih untuk menghadirkan cita rasa yang lekat dengan budaya peranakan.
Baca Juga: Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Surabaya, Satukan Pelaku Sejarah dan Gen Z Jaga Api Demokrasi
Maria menjelaskan, seluruh tenant kuliner telah melalui proses kurasi bersama Inijie. Langkah tersebut dilakukan agar setiap peserta menawarkan menu yang berbeda sehingga pengunjung memperoleh pengalaman kuliner yang lebih beragam.
"Kami kurasi agar setiap tenant menawarkan menu berbeda dan suasana peranakan semakin terasa," katanya.
Melalui konsep tersebut, Pasar Peranakan tidak hanya menjadi destinasi wisata kuliner, tetapi juga menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat akulturasi budaya peranakan yang tercermin melalui cita rasa makanan, suasana, dan tradisi yang ditampilkan selama pameran. (sam)
Editor : Lambertus Hurek