RADAR SURABAYA – Penumpukan bunga es di dalam freezer tidak hanya mengurangi kapasitas penyimpanan, tetapi juga dapat menurunkan kinerja kulkas. Kondisi ini umum terjadi pada kulkas dengan sistem pendingin langsung (direct cool), di mana uap air di dalam freezer membeku dan membentuk lapisan es seiring waktu.
Bunga es biasanya terbentuk akibat masuknya udara hangat ke dalam freezer. Hal tersebut dapat terjadi ketika pintu freezer terlalu lama terbuka atau saat makanan yang masih panas langsung dimasukkan ke dalam freezer sehingga menghasilkan uap air yang kemudian membeku.
Apabila dibiarkan menumpuk, bunga es dapat mempersempit ruang penyimpanan, membuat pintu freezer sulit ditutup rapat, serta mengurangi efisiensi proses pendinginan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga memaksa kompresor bekerja lebih keras sehingga konsumsi listrik berpotensi meningkat.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempermudah proses pembersihan adalah memasang pelapis plastik pada dinding freezer. Metode ini memang tidak mencegah terbentuknya bunga es, tetapi membuat lapisan es lebih mudah dilepas saat dibersihkan sehingga perawatan menjadi lebih praktis.
Selain itu, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat membantu memperlambat pembentukan bunga es. Pengguna disarankan segera menutup pintu freezer setelah digunakan, menunggu makanan hingga suhunya turun sebelum disimpan, serta menggunakan wadah atau kemasan yang tertutup rapat untuk mengurangi kelembapan di dalam freezer.
Freezer juga sebaiknya tidak diisi terlalu penuh karena dapat menghambat sirkulasi udara dingin. Pembersihan secara berkala sebelum lapisan es menjadi terlalu tebal akan membantu menjaga performa pendinginan tetap optimal dan memperpanjang usia pakai kulkas.
Sementara itu, kulkas dengan teknologi no frost umumnya tidak mengalami penumpukan bunga es karena dilengkapi sistem sirkulasi udara yang mampu mencegah pembekuan berlebih. Meski demikian, bagian dalam kulkas tetap perlu dibersihkan secara rutin agar kebersihan tetap terjaga dan kualitas bahan makanan yang disimpan tidak menurun. (rin/fir)
Editor : M Firman Syah