Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Penari Sanggar Mulyo Joyo Enterprise Sambut Delegasi Festival Lintas Budaya 2026 dengan Tari Wulandaru Surabaya

Lambertus Hurek • Selasa, 14 Juli 2026 | 17:33 WIB
Sri Mulyani bersama para penari asuhannya dari  Sanggar Mulyo Joyo Enterprise usai menampilkan Tari Wulandaru Surabaya menyambut para tamu dan delegasi Festival Lintas Budaya 2026. (IST)
Sri Mulyani bersama para penari asuhannya dari Sanggar Mulyo Joyo Enterprise usai menampilkan Tari Wulandaru Surabaya menyambut para tamu dan delegasi Festival Lintas Budaya 2026. (IST)

 

RADAR SURABAYA – Penampilan Tari Wulandaru Surabaya menjadi pembuka yang memukau dalam penyambutan para tamu dan delegasi Festival Lintas Budaya 2026 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya di Balai Pemuda Surabaya, Minggu (12/7/2026).

Tarian penyambutan tersebut dibawakan lima penari binaan Sanggar Mulyo Joyo Enterprise Surabaya, yakni Lilly, Aira, Ulya, Hasna, dan Afika. Tari ini merupakan karya Sri Mulyani, S.Sn., M.Sos., dengan iringan musik ciptaan Joko Porong.

Baca Juga: Balita Berkreasi lewat Cookie Decoration di Kids Corner Java Paragon Surabaya

Koreografer sekaligus Pimpinan Sanggar Mulyo Joyo Enterprise Surabaya, Sri Mulyani, mengatakan Tari Wulandaru merupakan tari kreasi baru yang dirancang khusus sebagai tari penyambutan khas Kota Surabaya yang sarat makna penghormatan, doa, dan harapan bagi setiap tamu yang datang.

"Tari Wulandaru merupakan tari kreasi baru yang diciptakan sebagai tari penyambutan khas Surabaya. Tarian ini menghadirkan penghormatan, doa, dan harapan bagi setiap tamu yang hadir," ujar Sri Mulyani.

Ia menjelaskan, nama Wulandaru berasal dari gabungan kata Wulan yang berarti bulan sebagai simbol cahaya, keteduhan, dan harapan, serta Ndaru yang dimaknai sebagai bintang jatuh, lambang keberuntungan dan keberkahan.

"Melalui gerak yang anggun, dinamis, dan harmonis, para penari menyampaikan doa agar para tamu memperoleh keselamatan, kebahagiaan, kemudahan, serta kesuksesan.

Karya ini merepresentasikan keramahan, nilai budaya, dan semangat masyarakat Surabaya dalam menyambut setiap tamu dengan penuh kehangatan dan ketulusan," jelasnya.

Baca Juga: Bioskop Ultra Theatre Jadi Pusat Hiburan Warga Keputran Surabaya, Gedungnya Masih Ada

Festival Lintas Budaya 2026 menghadirkan puluhan seniman dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Berdasarkan data panitia, peserta terdiri atas delegasi dari Xiamen sebanyak 12 orang, India 14 orang, Thailand 4 orang, Lampung 12 orang, Sulawesi Selatan 12 orang, Bali 12 orang, serta Sanggar Arca Tata Sawara 15 orang, sehingga total terdapat 81 seniman yang ambil bagian dalam festival tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kota Surabaya, Ridzotullahmad Nurchakim, mengatakan Festival Lintas Budaya atau Cross Culture Festival (CCF) 2026 diikuti oleh 14 delegasi dari dalam dan luar negeri.

Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap festival tahun ini sangat tinggi. Ribuan pengunjung memadati berbagai rangkaian kegiatan sejak hari pertama pelaksanaan, mulai dari pertunjukan di kawasan Kota Lama Surabaya hingga agenda wisata budaya lainnya.

Festival Lintas Budaya menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Surabaya untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada dunia sekaligus memperkuat promosi pariwisata dan memperluas jejaring kerja sama internasional melalui program Sister City. (*) 

Editor : Lambertus Hurek
#festival lintas budaya 2026 #tari wulandaru surabaya #Koreografer Sri Mulyani #Mulyo Joyo Enterprise