Radar Surabaya – Petai kerap dihindari karena aromanya yang menyengat. Padahal, di balik bau khasnya, makanan yang memiliki nama ilmiah Parkia speciosa ini menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Petai mengandung berbagai zat gizi penting, seperti serat, protein, karbohidrat, serta mineral berupa kalium, fosfor, zat besi, dan kalsium. Selain itu, petai juga kaya vitamin C, vitamin B1, B2, dan B3, serta antioksidan seperti flavonoid dan senyawa fenolik yang berperan melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Berkat kandungan tersebut, petai dinilai memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Kandungan seratnya yang tinggi membantu melancarkan sistem pencernaan, mencegah sembelit, sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat mendukung upaya menjaga berat badan tetap ideal.
Petai juga mengandung kalium yang berperan menjaga tekanan darah dan denyut jantung tetap stabil. Nutrisi tersebut berpotensi membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, sejumlah senyawa dalam petai, seperti beta-sitosterol, stigmasterol, dan antioksidan, diduga berkontribusi dalam membantu menjaga kestabilan kadar gula darah setelah makan. Kandungan vitamin C dan vitamin B kompleks di dalamnya juga mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu proses metabolisme, serta melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi petai tetap perlu dibatasi. Bagi penderita gangguan ginjal atau mereka yang memiliki riwayat asam urat tinggi, petai sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Kandungan purin dapat meningkatkan kadar asam urat, sedangkan kadar kalium yang tinggi perlu diwaspadai oleh penderita penyakit ginjal.
Selain itu, konsumsi petai dalam jumlah berlebih juga dapat menyebabkan bau mulut dan meningkatkan produksi gas dalam saluran pencernaan akibat senyawa sulfur yang terkandung di dalamnya. Dengan porsi yang tepat dan tidak berlebihan, petai dapat menjadi salah satu pilihan makanan bergizi yang mendukung kesehatan tubuh. Aroma khasnya mungkin sulit dihindari, tetapi manfaat nutrisi yang ditawarkan juga tidak bisa diabaikan. (nor/fir)