Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Air Mata Bukan Obat Jerawat, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit Wajah

M Firman Syah • Selasa, 7 Juli 2026 | 21:23 WIB
Air Mata Bukan Obat Jerawat, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit Wajah. Foto: Ist.
Air Mata Bukan Obat Jerawat, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit Wajah. Foto: Ist.

Radar Surabaya – Tren menggunakan air mata sebagai perawatan wajah belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian orang meyakini air mata dapat membantu mengatasi jerawat hingga membuat kulit lebih sehat. Namun, anggapan tersebut tidak didukung bukti ilmiah.

Air mata memang mengandung enzim lisozim yang berperan melawan bakteri pada permukaan mata. Meski demikian, kandungan tersebut tidak memiliki konsentrasi maupun formulasi yang dirancang untuk digunakan sebagai produk perawatan kulit.

Karena itu, mengoleskan air mata ke wajah tidak memberikan manfaat signifikan dalam mengatasi masalah kulit kronis, seperti jerawat. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan hormon, genetika, produksi minyak berlebih, hingga peradangan.

Sebaliknya, para pakar mengingatkan kebiasaan tersebut justru berpotensi menimbulkan iritasi. Air mata bersifat isotonik, tetapi jika dibiarkan mengering di permukaan kulit dalam waktu lama dapat mengganggu kelembapan alami kulit sehingga memicu iritasi ringan.

Risiko lain muncul saat seseorang menangis sambil mengusap wajah berulang kali menggunakan tangan atau tisu. Gesekan tersebut dapat memperparah peradangan, memperburuk kondisi jerawat yang sudah meradang, serta menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif.

Menangis dalam waktu lama juga dapat menimbulkan efek fisik lain, seperti pembengkakan di sekitar mata, pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan kemerahan, serta membuat wajah tampak sembap. Jika disertai kehilangan cairan tubuh, kondisi ini juga dapat menyebabkan kulit terasa lebih kering atau dehidrasi.

Dokter spesialis kulit mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tren perawatan wajah yang beredar di media sosial tanpa dasar ilmiah. Informasi kesehatan sebaiknya dipastikan berasal dari sumber tepercaya dan telah didukung penelitian.

Untuk menjaga kesehatan kulit, penggunaan produk perawatan yang telah teruji secara klinis dan sesuai jenis kulit tetap menjadi pilihan yang lebih aman. Sementara bagi penderita jerawat sedang hingga berat, konsultasi dengan dokter spesialis kulit menjadi langkah terbaik untuk memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.

Menangis sendiri tetap memiliki manfaat bagi kesehatan mental sebagai cara alami melepaskan emosi dan mengurangi stres. Namun, manfaat tersebut tidak dapat disamakan dengan fungsi produk perawatan kulit. (nor/fir)

Editor : M Firman Syah
#air mata #isotonik #jerawat #skincare #perawatan kulit