Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Menanamkan Cinta Tanah Air melalui Nilai Kemanusiaan

Indra Wijayanto • Senin, 29 Juni 2026 | 08:00 WIB
MEMBANGUN KARAKTER: Buku ini menghadirkan perspektif baru tentang bela negara yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan penguatan persatuan bangsa.(IST/RADAR SURABAYA)
MEMBANGUN KARAKTER: Buku ini menghadirkan perspektif baru tentang bela negara yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan penguatan persatuan bangsa.(IST/RADAR SURABAYA)

Resensi Buku: Pendidikan Bela Negara Humanis

RADAR SURABAYA - Di tengah dinamika kehidupan berbangsa yang semakin kompleks, makna bela negara tidak lagi dapat dipahami semata sebagai kewajiban mempertahankan kedaulatan melalui kekuatan militer. Era globalisasi, perkembangan teknologi, serta berbagai ancaman nonkonvensional menuntut lahirnya paradigma baru yang lebih inklusif dan relevan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pendidikan Bela Negara Humanis hadir menawarkan perspektif segar tentang bagaimana semangat bela negara dapat diwujudkan melalui pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Indonesia merupakan bangsa yang dianugerahi kekayaan luar biasa, baik dari sisi sumber daya alam maupun keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa. Di balik kekayaan tersebut tersimpan tantangan besar untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan. Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan hanya tugas aparat negara, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.

Salah satu kekuatan utama buku yang ditulis oleh Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes., dkk ini terletak pada kemampuannya menguraikan berbagai bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019. Pembahasannya tidak berhenti pada ancaman ideologi dan sosial, tetapi juga mengulas ancaman nonmiliter seperti penyalahgunaan narkoba, bencana alam, hingga serangan siber yang kini menjadi tantangan nyata di era digital. Seluruh materi disajikan secara sistematis, kontekstual, dan mudah dipahami sehingga relevan bagi pembaca dari berbagai kalangan.

Keunggulan lain yang menjadikan buku ini berbeda adalah pengenalan konsep Tri Dimensi Bela Negara, sebuah pendekatan yang menempatkan sinergi antara TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh warga negara sebagai pilar utama dalam membangun ketahanan nasional. Konsep tersebut menegaskan bahwa bela negara bukan sekadar slogan, melainkan praktik kolektif yang diwujudkan melalui kesetiaan, kepedulian, tanggung jawab, dan pengabdian terhadap bangsa.

Dengan bahasa yang ringkas namun kaya makna, buku ini berhasil menghadirkan pembahasan yang akademis tanpa kehilangan kedekatan dengan realitas kehidupan sehari-hari. Pendekatan humanis yang diusung membuat nilai-nilai bela negara terasa lebih membumi, tidak bersifat doktriner, melainkan mengajak pembaca melakukan refleksi mengenai peran masing-masing dalam menjaga persatuan Indonesia.

Membaca buku ini akan memperluas pemahaman bahwa bela negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan fisik, tetapi juga diwujudkan melalui karakter, integritas, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Pembaca diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air yang kritis, kontekstual, serta mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

Secara keseluruhan, Pendidikan Bela Negara Humanis merupakan referensi yang sangat layak bagi guru, dosen, mahasiswa, pelajar, aparatur pemerintah, maupun masyarakat umum yang ingin memperdalam wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter. Dengan pendekatan yang inklusif, aktual, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, buku ini tidak hanya memperkaya khazanah literasi kebangsaan, tetapi juga menjadi kontribusi penting dalam membangun generasi Indonesia yang berkarakter, toleran, serta memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan keutuhan bangsa.

Sebagai sebuah karya yang menawarkan paradigma baru, buku ini layak dijadikan rujukan dalam penguatan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan di berbagai jenjang pendidikan maupun lingkungan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, Pendidikan Bela Negara Humanis menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa sejatinya bertumpu pada kualitas karakter dan kepedulian setiap warganya.(ind/gun)

 

IDENTITAS BUKU:

Kode Buku: 007-370-036-0

ISBN: 978-623-522-555-5

Judul: Pendidikan Bela Negara Humanis

Penulis: Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes., dkk.

Harga: Rp95.000

Penerbit: Penerbit Erlangga

Tahun Terbit: 2025

Jumlah Halaman: 152 halaman

Warna isi: full color + B/W 

 

 

Editor : Guntur Irianto
#buku terbaru #bela negara #pendidikan bela negara #humanis #Penerbit Erlangga