RADAR SURABAYA – Banyak orang memilih menyantap makanan pedas saat sedang merasa tertekan. Mulai dari mi instan pedas, sambal, hingga berbagai hidangan bercita rasa pedas kerap menjadi pilihan untuk memperbaiki suasana hati. Ternyata, kebiasaan tersebut memiliki penjelasan ilmiah.
Berikut beberapa alasan mengapa makanan pedas dapat memberikan efek menenangkan dan membantu meredakan stres.
1. Memicu Pelepasan Hormon Endorfin
Efek pereda stres dari makanan pedas berasal dari kandungan capsaicin, senyawa aktif yang memberikan sensasi pedas pada cabai. Saat tubuh merasakan sensasi tersebut, otak akan melepaskan hormon endorfin sebagai respons alami. Hormon ini berfungsi mengurangi rasa sakit sekaligus meningkatkan suasana hati sehingga seseorang merasa lebih lega setelah mengonsumsi makanan pedas.
Baca Juga: Masih Ragu Mengonsumsi Cabai? Ketahuilah Manfaat ‘Si Pedas’ untuk Tubuh yang Jarang Diketahui
2. Merangsang Produksi Dopamin
Selain endorfin, makanan pedas juga dapat merangsang pelepasan dopamin di otak. Hormon yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan ini berperan dalam sistem penghargaan (reward system). Sensasi menikmati makanan pedas memberikan kepuasan tersendiri yang membuat tubuh terasa lebih nyaman.
3. Mengalihkan Fokus dari Stres
Rasa pedas yang kuat menimbulkan berbagai sensasi fisik, seperti lidah terasa terbakar, tubuh berkeringat, hingga muncul rasa hangat di perut. Sensasi tersebut membuat perhatian otak beralih dari sumber stres menuju pengalaman fisik yang sedang dirasakan. Efek distraksi ini membantu pikiran beristirahat sejenak dari tekanan yang dihadapi.
Baca Juga: Rahasia Nikmat Sego Sambel Mak Yeye: Pedas, Legendaris dan Bikin Ketagihan!
4. Memberikan Kenyamanan Psikologis
Bagi masyarakat yang terbiasa mengonsumsi sambal atau makanan pedas, hidangan tersebut sering dikaitkan dengan pengalaman makan yang menyenangkan. Menikmati makanan favorit dapat memberikan rasa nyaman secara psikologis dan membantu menurunkan tingkat stres.
Baca Juga: Segarnya Adem Sari Temani Pedasnya Rujak di Festival Rujak Uleg 2026
Meski demikian, makanan pedas bukan berarti boleh dikonsumsi secara berlebihan. Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap rasa pedas. Konsumsi berlebihan, terutama pada orang dengan sistem pencernaan yang sensitif, dapat memicu gangguan seperti sakit perut, diare, hingga meningkatnya asam lambung.
Karena itu, makanan pedas sebaiknya tetap dikonsumsi secara bijak dan diimbangi dengan pola makan bergizi agar manfaatnya dapat dirasakan tanpa mengganggu kesehatan. (nor/fir)
Editor : M Firman Syah