Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mendorong Generasi Inovatif, Penerbit Erlangga Hadirkan Platform Pembelajaran Interaktif Erklika Lab

Indra Wijayanto • Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB
INOVASI: Erklika Lab dirancang untuk mendukung penerapan pembelajaran STEAM melalui pendekatan hybrid learning. Beragam fitur interaktif disematkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)
INOVASI: Erklika Lab dirancang untuk mendukung penerapan pembelajaran STEAM melalui pendekatan hybrid learning. Beragam fitur interaktif disematkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif.(INDRA WIJAYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang terus mengubah wajah pendidikan, Penerbit Erlangga menghadirkan inovasi pembelajaran terbaru melalui peluncuran Erklika Lab for STEAM Education, sebuah platform yang menggabungkan kekuatan buku cetak dan teknologi digital dalam satu ekosistem pembelajaran terpadu.

Peluncuran yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (23/6), menjadi bagian dari upaya Erlangga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan bagi generasi masa kini. Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, praktisi pendidikan, hingga sejumlah tokoh publik yang dikenal aktif dalam dunia edukasi.

Erklika Lab dirancang untuk mendukung penerapan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) melalui pendekatan hybrid learning. Konsep ini memungkinkan peserta didik tidak hanya belajar melalui buku cetak sebagai panduan utama, tetapi juga mengeksplorasi berbagai aktivitas digital yang dapat diakses melalui platform virtual di erklika.id.

Beragam fitur interaktif disematkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif. Mulai dari virtual laboratory, video pembelajaran, praktikum interaktif, mini games, pop-up quiz, hingga tabel pengamatan digital yang membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam. Selain itu, tersedia pula fitur learning map untuk membangun pola pikir yang sistematis, Product Launchpad sebagai ruang menampilkan hasil karya dan inovasi siswa, serta fitur refleksi yang mendorong kemampuan berpikir kritis.

Assistant Managing Director Penerbit Erlangga, Hardian Tjahyo, menjelaskan bahwa Erklika Lab hadir sebagai solusi pembelajaran yang mengintegrasikan materi kontekstual, eksperimen, project-based learning, pendekatan STEAM, serta dukungan teknologi digital dalam satu platform yang saling terhubung.

“Ini memudahkan pendidik menerapkan pembelajaran hybrid yang mindful, meaningful, dan joyful,” ujarnya.

Menurut Hardian, lahirnya Erklika Lab berangkat dari kebutuhan sekolah akan ekosistem teknologi pendidikan yang terintegrasi. Berdasarkan berbagai observasi yang dilakukan, banyak institusi pendidikan membutuhkan lebih dari sekadar alat bantu digital, melainkan sebuah sistem pembelajaran yang mampu menghubungkan berbagai komponen belajar secara utuh.

Melalui platform ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta literasi digital yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga didukung sumber belajar yang terstruktur sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan dunia nyata,” kata Hardian.

Sementara itu, Chief Editor Produk Digital Penerbit Erlangga, Rengganis Rianingtyas Harsono Putri, menuturkan bahwa inovasi tersebut merupakan upaya menyatukan pembelajaran cetak dan digital dalam satu pengalaman belajar yang saling melengkapi.

“Kami ingin memadukan keduanya, bukan mengkotak-kotakkan antara buku cetak dan digital,” ujarnya.

Ia menambahkan, alur pembelajaran pada platform digital dirancang secara bertahap dan sistematis. Siswa perlu menyelesaikan satu tahapan pemahaman teori sebelum melanjutkan ke praktik berikutnya, sehingga proses belajar tidak hanya interaktif, tetapi juga membantu membangun pola berpikir yang terstruktur sejak dini.

Pengembangan materi Erklika Lab melibatkan sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan yang memiliki pengalaman di tingkat nasional maupun internasional. Materi untuk jenjang sekolah dasar disusun oleh Stephany Angelia Tumewu, Ph.D., sementara jenjang SMP dikembangkan oleh Halley Kuncoro, S.T., M.Pd. Untuk tingkat SMA, materi disusun oleh Zamzam Nursani, M.Pd., Alfiansyah Sandiono Prakoso, S.Pd., M.Pd., serta Dr. Rini Solihat, M.Si.

Tidak hanya memperkenalkan produk baru, peluncuran Erklika Lab juga menghadirkan talk show bertajuk Creating Meaningful Learning for Future Innovators with Erklika Lab. Dalam sesi tersebut, Shahnaz Haque, Agatha Chelsea, Bayu Skak, dan praktisi pendidikan Yuliana berbagi pandangan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi generasi muda.

Kehadiran Erklika Lab sekaligus menjadi bagian dari perjalanan menuju peringatan 75 tahun Penerbit Erlangga. Melalui inovasi ini, Erlangga berharap dapat memperkuat pembelajaran kontekstual sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan memecahkan masalah yang dibutuhkan di era digital. (ind/gun)

Editor : Guntur Irianto
#buku terbaru #Erklika Lab for STEAM #pembelajaran #inovasi #Penerbit Erlangga