Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Roti Tawar Jadi Menu Favorit Sarapan, Ini Fakta Nutrisinya.

M Firman Syah • Selasa, 23 Juni 2026 | 06:21 WIB
Sering cepat lapar setelah sarapan roti tawar? Ternyata, ada alasan ilmiah di baliknya. Foto: Pinterest.
Sering cepat lapar setelah sarapan roti tawar? Ternyata, ada alasan ilmiah di baliknya. Foto: Pinterest.

Radar Surabaya – Roti tawar menjadi salah satu menu sarapan favorit banyak orang karena praktis, mudah disiapkan, dan dapat dikonsumsi dalam waktu singkat. Namun, di balik kepraktisannya, masih banyak pertanyaan mengenai nilai gizi roti tawar dan manfaatnya bagi kesehatan.

Menurut ahli gizi, sebagian besar roti tawar putih dibuat dari tepung terigu olahan yang mengandung karbohidrat sederhana. Jenis karbohidrat ini dapat memberikan energi secara cepat, tetapi juga berpotensi memicu lonjakan kadar gula darah dalam waktu singkat.

Akibatnya, rasa kenyang yang muncul setelah mengonsumsi roti tawar putih biasanya tidak bertahan lama. Minimnya kandungan serat dan protein membuat tubuh lebih cepat merasa lapar kembali, sehingga sebagian orang cenderung mengonsumsi camilan sebelum waktu makan berikutnya.

Jika dikonsumsi secara rutin tanpa diimbangi asupan gizi yang memadai, kebiasaan tersebut berpotensi memengaruhi pengendalian berat badan dan kestabilan gula darah dalam jangka panjang.

Meski demikian, bukan berarti roti harus dihindari sebagai menu sarapan. Roti tetap dapat menjadi pilihan yang sehat apabila dipilih dan dikombinasikan dengan bahan makanan yang tepat. Salah satu alternatif yang lebih dianjurkan adalah roti gandum utuh karena memiliki kandungan serat lebih tinggi.

Serat berperan membantu memperlambat proses pencernaan, menjaga kadar gula darah lebih stabil, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Kondisi ini dapat membantu menjaga konsentrasi dan energi selama menjalani aktivitas sehari-hari.

Para ahli juga menyarankan agar sarapan roti dilengkapi dengan sumber protein dan lemak sehat. Misalnya telur rebus, dada ayam, alpukat, atau selai kacang tanpa tambahan gula. Kombinasi tersebut dapat menciptakan keseimbangan nutrisi yang lebih baik dan membantu tubuh memperoleh energi secara bertahap.

Selain itu, menambahkan sayuran atau buah-buahan sebagai pelengkap sarapan juga dapat meningkatkan asupan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Pada akhirnya, nilai gizi sarapan roti tidak hanya ditentukan oleh jenis roti yang dipilih, tetapi juga oleh kombinasi makanan yang menyertainya. Dengan pemilihan bahan yang tepat dan porsi yang seimbang, roti tawar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, bukan sekadar pengganjal perut di pagi hari. (nor/fir)

Editor : M Firman Syah
#gizi seimbang #kesehatan #sarapan sehat #pola makan #roti tawar