Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bukan Cuma Cari Keringat, Lari Kini Jadi Ajang OOTD bagi Gen Z Surabaya

M Firman Syah • Senin, 22 Juni 2026 | 10:08 WIB
 Tren olahraga di kalangan Gen Z kini tidak lepas dari perpaduan gaya hidup sehat dan padu padan busana (outfit) yang estetik demi kebutuhan konten di media sosial.
Tren olahraga di kalangan Gen Z kini tidak lepas dari perpaduan gaya hidup sehat dan padu padan busana (outfit) yang estetik demi kebutuhan konten di media sosial.

Radar Surabaya – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Jalan Tunjungan saat Car Free Day (CFD) maupun sejumlah rute lari populer di Surabaya. Jika dulu olahraga lari identik dengan pakaian sederhana yang mengutamakan kenyamanan, kini aktivitas tersebut juga menjadi sarana menampilkan gaya berpakaian atau Outfit of the Day (OOTD) di kalangan Generasi Z.

Tren ini berkembang seiring menjamurnya komunitas lari (running club) di Kota Pahlawan. Selain menawarkan manfaat kesehatan, komunitas lari juga menjadi ruang sosial bagi anak muda untuk membangun relasi sekaligus mengekspresikan diri melalui gaya berpakaian.

Di kalangan pelari muda, muncul berbagai karakter peserta. Ada yang mengikuti lari santai dengan jarak pendek sebelum melanjutkan aktivitas nongkrong di kafe, namun ada pula yang serius menekuni olahraga ini dengan mengikuti berbagai ajang lomba dan berburu medali.

Baca Juga: Minat Berolahraga Meningkat di Surabaya, Pemain Padel dan Lari Paling Rawan Cedera

Tak hanya soal kebugaran, penampilan kini menjadi perhatian tersendiri. Banyak pelari mulai memperhatikan kombinasi warna pakaian olahraga, mulai dari baselayer, kaus dry-fit, hingga aksesori pendukung agar tampil menarik saat diabadikan kamera dan dibagikan ke media sosial.

Tren tersebut juga terlihat pada pemilihan bawahan dan perlengkapan olahraga. Penggunaan biker shorts, celana pendek 2-in-1, serta kaus kaki panjang berwarna netral menjadi bagian dari gaya yang banyak diminati. Sementara itu, sepatu lari tidak lagi dipandang sekadar perlengkapan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup.

Baca Juga: Tak Ingin Ketinggalan, Begini Fenomena FOMO yang Banyak Dialami Gen Z

Berbagai aksesori seperti visor, kacamata olahraga, hingga running belt turut melengkapi penampilan para pelari. Selain berfungsi melindungi dari cuaca panas, aksesori tersebut juga dianggap mampu meningkatkan kesan stylish saat berolahraga.

Fenomena ini turut berdampak pada meningkatnya permintaan perlengkapan olahraga yang menggabungkan fungsi dan desain. Sejumlah merek lokal pun berlomba menghadirkan produk yang tidak hanya nyaman digunakan, tetapi juga memiliki tampilan yang menarik bagi generasi muda.

Baca Juga: Silent Walking, Tren Sederhana Gen Z untuk Jaga Kesehatan Mental

Dari sisi sosial, tren ini menunjukkan bahwa olahraga kini tidak lagi semata-mata dipandang sebagai aktivitas menjaga kebugaran. Bagi sebagian Gen Z, olahraga juga menjadi bagian dari gaya hidup, sarana membangun identitas, serta ruang untuk berbagi pengalaman melalui media sosial.

Meski demikian, di balik tren OOTD yang berkembang, aktivitas fisik tetap menjadi tujuan utama. Selama mampu mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kesehatan, perpaduan antara olahraga dan gaya hidup dinilai menjadi fenomena yang positif. (rin/fir)

Editor : M Firman Syah
#running club #Gaya Hidup #lari #ootd #Gen Z