Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tumbuh Kembang Anak Optimal, Peran Orang Tua dan Pentingnya Aktivitas Fisik

Andy Satria • Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:26 WIB
DAMPINGI ANAK BERMAIN: Sejumlah anak usia dini ditemani dengan orang tua mereka, bermain aktifitas luar ruangan dengan berbagai permainan untuk merangsang tumbuh kembang anak.(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
DAMPINGI ANAK BERMAIN: Sejumlah anak usia dini ditemani dengan orang tua mereka, bermain aktifitas luar ruangan dengan berbagai permainan untuk merangsang tumbuh kembang anak.(ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Tumbuh kembang anak yang optimal tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan nutrisi seimbang. Aktivitas fisik yang cukup serta dukungan orang tua juga menjadi faktor penting untuk menunjang kesehatan dan perkembangan anak.

Dokter Spesialis Anak, dr. Atika Nurmalitasari, Sp.A, mengatakan, nutrisi dan aktivitas fisik merupakan dua hal yang saling melengkapi. Keduanya dibutuhkan agar proses tumbuh kembang anak berlangsung optimal.

Hal itu disampaikan Atika di sela peluncuran kampanye "Temani Langkahmu, Kini dan Nanti" di Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (19/6) petang. 

Baca Juga: Stasiun Gubeng dan Surabaya Kota Terimbas Pemadaman Listrik, Ini Langkah PT KAI Daop 8

"Selain nutrisi, anak juga membutuhkan aktivitas fisik. Aktivitas fisik menjadi stimulasi yang baik agar tumbuh kembang anak berjalan optimal," ujarnya.

Menurut Atika, masih banyak orang tua yang hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi kurang memperhatikan aktivitas fisik anak sehari-hari.

Padahal, anak yang mendapatkan asupan nutrisi cukup namun menjalani gaya hidup minim gerak atau sedentari berisiko mengalami gangguan pertumbuhan.

"Kalau hanya makan, tetapi kesehariannya minim bergerak, perkembangannya menjadi kurang optimal. Tinggi badan tidak maksimal, berat badan justru bisa berlebih hingga menyebabkan obesitas," jelasnya.

Baca Juga: Jerman vs Pantai Gading: Ini Kekuatan Baru Der Panzer Jerman: 8 Pemain Berdarah Afrika

Karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini. Anak cenderung meniru pola hidup yang diterapkan oleh orang tuanya.

"Orang tua harus menjadi contoh dalam menerapkan kebiasaan baik, mulai dari pola makan sehat hingga rutin melakukan aktivitas fisik," katanya.

Atika juga mengingatkan agar orang tua tidak menjadikan gawai atau telepon seluler sebagai sarana hiburan utama bagi anak.

Sebaliknya, anak perlu mendapatkan stimulasi sesuai tahapan usianya, termasuk melalui aktivitas di luar ruangan.

Untuk anak usia toddler atau 1 hingga 3 tahun, aktivitas seperti bermain di taman, berlari, memanjat, hingga bermain bola bersama teman sebaya dinilai efektif mendukung perkembangan motorik dan sosial.

Baca Juga: Penumpang Panik Berhamburan Keluar, Suroboyo Bus Keluarkan Asap Tebal di Jalan Darmo Surabaya

"Bermain bersama teman sebaya, berlari, dan memanjat merupakan aktivitas yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak," ujarnya.

Selain aktivitas fisik, pemenuhan nutrisi anak juga dapat dilengkapi dengan konsumsi susu.

Atika menjelaskan, susu untuk anak usia di atas dua tahun bukan menjadi sumber nutrisi utama, melainkan pelengkap kebutuhan gizi harian. "Susu membantu memenuhi kebutuhan vitamin D, kalsium, serta vitamin dan mineral lainnya. Namun, susu tidak dapat menggantikan makanan utama," tegasnya.

Sementara itu, Head of Masterbrand and Future Innovation Frisian Flag Indonesia, Kanya Ramyacitta, mengatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. 

Baca Juga: Paraguay Menang Heroik dengan 10 Pemain, Turki Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Ia mengajak keluarga membangun kebiasaan hidup aktif dan seimbang, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi, termasuk susu.

"Kami ingin terus mendampingi setiap langkah keluarga Indonesia agar perjalanan hidup terasa lebih ringan," kata Kanya.

Dengan keseimbangan antara nutrisi, aktivitas fisik, dan pendampingan orang tua, anak diharapkan dapat tumbuh sehat, aktif, serta mencapai potensi terbaiknya. (sam/gun)

Editor : Guntur Irianto
#kecerdasan #Tumbuh KEmbang Anak #psikologi anak #kesehatan anak