Radar Surabaya – Cara seseorang berjalan ternyata tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan atau kondisi fisik. Sejumlah pakar bahasa tubuh dan penelitian psikologi menyebut gaya berjalan dapat memberikan gambaran tentang karakter, emosi, hingga kepribadian seseorang.
Menurut pakar kesehatan dan kebugaran Caleb Backe, kecepatan langkah, posisi kepala, hingga postur tubuh saat berjalan dapat mencerminkan cara seseorang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Berikut beberapa tipe gaya berjalan dan makna yang kerap dikaitkan dengannya.
1. Pejalan Cepat
Orang yang terbiasa berjalan cepat umumnya dikenal terbuka, ramah, dan produktif. Mereka cenderung memiliki tingkat ekstraversi yang tinggi, berani mengambil keputusan, serta memiliki energi besar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Meski demikian, sebagian orang terkadang menilai mereka sebagai pribadi yang terkesan dingin atau terburu-buru.
Baca Juga: Pejalan Kaki Tewas usai Tertabrak KA di Jalan Ahmad Yani Surabaya
2. Pejalan Lambat
Sebaliknya, individu yang berjalan lebih lambat biasanya dikenal berhati-hati dan penuh pertimbangan. Mereka cenderung tidak gegabah dalam mengambil keputusan serta lebih fokus menjaga kenyamanan dan kepentingan diri sendiri. Gaya berjalan ini juga kerap ditemukan pada pribadi yang lebih introvert.
3. Berjalan dengan Kepala Tegak
Gaya berjalan santai dengan kepala tegak sering dikaitkan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Orang dengan karakter ini biasanya mudah bergaul, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan mampu menarik perhatian orang lain. Karisma yang dimiliki membuat mereka mudah menonjol di lingkungan sosial.
Baca Juga: Jalan Berlubang Picu Kecelakaan di Gresik, Motor Hantam Pejalan Kaki ODGJ
4. Berjalan dengan Postur Membungkuk
Postur tubuh yang sedikit membungkuk saat berjalan dapat menunjukkan sikap kurang percaya diri atau keinginan untuk melindungi diri. Dalam beberapa kasus, pakar bahasa tubuh mengaitkan gaya ini dengan pengalaman emosional atau tekanan psikologis yang belum sepenuhnya terselesaikan.
5. Berjalan Miring ke Kiri
Beberapa penelitian menemukan bahwa kecenderungan berjalan atau berbelok ke kiri tanpa disadari dapat berkaitan dengan kondisi psikologis tertentu, seperti rasa cemas atau tekanan mental. Hal ini disebut berkaitan dengan aktivitas otak yang memengaruhi koordinasi gerak tubuh.
Baca Juga: Jalan Tunjungan Bebas Parkir, Surabaya Menuju Kota Wisata Modern yang Ramah Pejalan Kaki
6. Langkah Tersentak atau Tergesa-gesa
Seseorang yang berjalan dengan langkah cepat dan cenderung tersentak biasanya dikenal memiliki perhatian tinggi terhadap detail. Mereka terbiasa berpikir cepat dan sering berpindah fokus dari satu hal ke hal lainnya dalam waktu singkat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa kepribadian manusia sangat kompleks dan tidak bisa dinilai hanya dari satu aspek. Gaya berjalan lebih tepat dipandang sebagai salah satu petunjuk yang dapat memberikan gambaran umum mengenai karakter dan kondisi psikologis seseorang. (nor/fir)
Editor : M Firman Syah