Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mahasiswa Seni Rupa Unipa Surabaya Asah Kreativitas Lewat 50 Karya, Dipamerkan di Galeri Prabangkara Taman Budaya Jatim

Andy Satria • Sabtu, 6 Juni 2026 | 07:27 WIB
Salah satu karya mahasiswa Unipa Surabaya yang dipamerkan di Galeri Prabangkara Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Salah satu karya mahasiswa Unipa Surabaya yang dipamerkan di Galeri Prabangkara Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

 

RADAR SURABAYA - Mahasiswa Seni Rupa Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, menggelar pameran seni rupa yang digelar di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur. Pameran yang bertajuk Alaras Terang ini, berlangsung hingga 10 Juni 2026 itu menampilkan puluhan karya hasil kreativitas mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 50 karya seni rupa dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Karya yang ditampilkan terdiri atas seni lukis, kriya, hingga instalasi. Pameran melibatkan 15 mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 yang selama hampir satu tahun mempersiapkan karya terbaik mereka.

Baca Juga: Bidik Francisco Trincao, Liverpool Siapkan Suksesor Mohamed Salah di Bursa Transfer Musim Panas

Salah satu peserta pameran, Ahmad Riandi, mahasiswa semester empat Jurusan Seni Rupa Unipa Surabaya, menjelaskan bahwa nama Alaras Terang diambil dari bahasa Madura yang berarti mengasah. Filosofi tersebut sejalan dengan tujuan pameran sebagai wadah untuk mengasah kemampuan, kreativitas, dan potensi mahasiswa dalam berkarya.

“Alaras Terang memiliki makna mengasah. Melalui pameran ini kami ingin terus mengasah bakat dan kemampuan berkesenian agar dapat berkembang dan mencapai kesuksesan di masa depan,” ujarnya, Jumat (5/6). 

Menurut Ahmad, pameran ini tidak hanya menjadi sarana menampilkan karya kepada publik, tetapi juga mempererat hubungan antarmahasiswa. Proses berkarya dan persiapan pameran dilakukan secara bersama-sama sehingga membangun kolaborasi serta semangat berkesenian di lingkungan kampus.

Baca Juga: Suami Ketahuan Selingkuh dengan Muridnya Anak SMA Berujung Digugat Cerai di PA Surabaya 

Persiapan pameran sendiri memerlukan waktu yang cukup panjang. Para mahasiswa membutuhkan sekitar satu tahun untuk merancang konsep, membuat karya, hingga menata pameran. Berbagai tantangan juga dihadapi selama proses tersebut, salah satunya terkait komunikasi dan koordinasi antar anggota tim.

“Persiapannya cukup lama. Tantangan terbesar salah satunya ada pada komunikasi karena peserta berasal dari berbagai daerah dan memiliki karakter yang berbeda-beda,” katanya.

Menariknya, seluruh karya yang ditampilkan merupakan karya baru yang dibuat khusus untuk pameran ini. Sebelum dipamerkan, setiap karya terlebih dahulu melalui proses kurasi yang melibatkan dosen dan tim penyelenggara.

Proses kurasi dilakukan untuk menjaga kualitas pameran sekaligus memberikan pembelajaran kepada mahasiswa mengenai standar karya yang layak dipresentasikan kepada publik. Karena itu, tidak semua karya yang diajukan dapat langsung dipamerkan.

“Ada proses seleksi dan kurasi bersama dosen. Beberapa karya masih perlu pengembangan sehingga belum dinilai layak untuk dipamerkan,” jelas Ahmad.(*)

Editor : Lambertus Hurek
#alaras terang #Universitas PGRI Adi Buana #galeri prabangkara #pameran lukisan #unipa surabaya