RADAR SURABAYA - Dalam ekosistem TikTok, kreator dapat memperoleh pendapatan dari berbagai jenis hadiah virtual. Nilainya bervariasi, mulai dari gift sederhana hingga hadiah premium seperti Universe yang memiliki nilai jutaan rupiah.
Brian mengaku selama tampil di Jalan Tunjungan, dirinya sudah dua kali menerima gift Universe dari penonton.
“Dulu nilainya bisa sekitar Rp5 juta, sekarang sekitar Rp3 juta. Memang ada perubahan nilai seiring waktu,” katanya.
Baca Juga: Polisi Tuban Viral Usai Berselisih dengan Pengamen Badut di Pinggir Jalan
Meski demikian, ia menegaskan bahwa aktivitas live tidak semata-mata dilakukan untuk mengejar pendapatan. Selain menjadi afiliasi produk, ia juga memperoleh pemasukan dari kerja sama promosi serta usaha jasa ekspedisi yang dijalankannya.
“Saya tidak menargetkan pendapatan tertentu dari live. Awalnya hanya menyalurkan hobi, tetapi karena konsisten akhirnya ada hasil yang bisa dirasakan,” ujarnya.
Setiap hari Brian bisa melakukan siaran langsung hingga empat jam tanpa henti. Peralatan yang digunakan pun relatif sederhana, hanya berupa speaker, soundcard, dua telepon seluler, dan baterai portabel tanpa memerlukan sambungan listrik.
Menariknya, suasana Jalan Tunjungan yang ramai sering menghadirkan momen spontan. Tidak jarang pejalan kaki ikut bernyanyi atau berjoget di depan kamera dan menjadi bagian dari konten yang sedang berlangsung.
“Kalau ada yang ingin ikut bernyanyi atau berjoget, biasanya kami ajak masuk ke frame. Justru momen seperti itu sering menarik perhatian penonton,” katanya.
Baca Juga: Liverpool Tinggalkan Slot Demi Iraola, Analisis Ungkap Alasan The Reds Berani Bertaruh Besar
Saat ini, aktivitas live tersebut bahkan telah berkembang menjadi pekerjaan yang ditekuni bersama tim beranggotakan empat hingga lima orang.
“Siang saya mengurus usaha ekspedisi ke Indonesia Timur. Malamnya fokus live. Jadi dua-duanya berjalan bersamaan. Ke depan kami berencana menambah pencahayaan agar kualitas siaran semakin baik,” pungkasnya. (sam)
Editor : Lambertus Hurek