RADAR SURABAYA – Cara pandang Generasi Z terhadap dunia kerja terus mengalami perubahan. Jika pada masa lalu pekerjaan identik dengan gaji tinggi dan jaminan stabilitas, kini banyak anak muda mempertimbangkan berbagai aspek lain sebelum memutuskan bergabung dengan sebuah perusahaan.
Perubahan tren tersebut terlihat di berbagai sektor, terutama perusahaan swasta dan startup yang didominasi tenaga kerja usia muda. Tumbuh di era digital dengan akses informasi yang cepat serta meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental, Gen Z memiliki ekspektasi yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.
Baca Juga: Gen Z Ubah Peta Dunia Kerja, Freelance Jadi Pilihan Utama
Meski gaji tetap menjadi faktor penting, banyak anggota Gen Z tidak lagi menjadikannya sebagai satu-satunya pertimbangan. Lingkungan kerja, fleksibilitas, kesempatan berkembang, hingga nilai dan tujuan perusahaan turut memengaruhi keputusan mereka dalam memilih karier.
Salah satu aspek yang paling diperhatikan adalah lingkungan kerja. Gen Z cenderung menghindari budaya kerja yang dianggap toxic, komunikasi yang tidak sehat, maupun tekanan kerja yang berlebihan. Sebaliknya, mereka lebih tertarik pada perusahaan yang menawarkan suasana kerja suportif, terbuka, dan kolaboratif.
Baca Juga: Bukan Sekadar Kerja Sampingan, Polyworking Jadi Pola Baru Dunia Kerja Gen Z
Selain itu, fleksibilitas kerja juga menjadi kebutuhan yang semakin penting. Sistem kerja hybrid, remote working, maupun jam kerja yang lebih fleksibel dinilai mampu mendukung keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan atau work-life balance.
Gen Z juga dikenal lebih selektif dalam memilih pekerjaan yang memiliki makna. Mereka tidak hanya mencari penghasilan, tetapi juga ingin terlibat dalam pekerjaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, atau bidang yang mereka minati.
Baca Juga: Latih Gen Z Jadi Wirausaha, Pemkot Surabaya Gelontorkan Dana Rp 5 Juta per RW
Kesempatan untuk belajar dan berkembang menjadi faktor lain yang tidak kalah penting. Program pelatihan, mentoring, pengembangan kompetensi, hingga peluang promosi karier menjadi nilai tambah yang banyak dicari oleh generasi muda saat ini.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Gen Z tidak lagi memandang pekerjaan semata sebagai sumber pendapatan. Bagi mereka, dunia kerja ideal adalah tempat yang mampu mendukung pertumbuhan diri, menjaga keseimbangan hidup, serta memberikan makna dalam setiap pekerjaan yang dijalani. (rin/fir)
Editor : M Firman Syah