Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mahasiswa FIK Ubaya Borong Prestasi di Asian Student Fashion Week 2026 di Malang

Andy Satria • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:42 WIB
 Busana karya mahasiswa FIK Ubaya yang ditampilkan dalam Asian Student Fashion Week 2026. (IST)
 Busana karya mahasiswa FIK Ubaya yang ditampilkan dalam Asian Student Fashion Week 2026. (IST)

 

 

RADAR SURABAYA -- Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (FIK) Universitas Surabaya (Ubaya) menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Asian Student Fashion Week 2026 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, sejumlah mahasiswa FIK Ubaya berhasil membawa pulang gelar juara dari berbagai kategori kompetisi fesyen.

Prestasi tersebut diraih oleh Johan Febriawan Sanjaya dan Jhuneva Maydeline yang meraih Juara 1 Fashion Styling Competition. Sementara itu, Kennetha Audrey Santosa, Luanne Evelyn, dan Novelia Alinda Putri berhasil menyabet Juara 2 Upcycling Competition. Adapun Carlene Ivory Hinson meraih Juara 3 Fashion Design Competition.

Baca Juga: Sebulan Empat Warga Tewas Akibat Kebakaran di Surabaya, Korsleting Listrik Masih Jadi Momok

Johan menghadirkan konsep busana eksklusif yang memadukan garmen modern dengan wastra Nusantara. Dominasi warna hitam dipadukan dengan aksen warna cerah seperti kuning, merah, dan hijau, sehingga menciptakan tampilan yang elegan sekaligus berani.

Tidak hanya mengangkat unsur budaya Indonesia melalui penggunaan wastra, karya tersebut juga dibuat sepenuhnya secara handmade. Konsep itu dinilai mampu memperkuat nilai keberlanjutan yang saat ini menjadi perhatian utama dalam industri fesyen global.

“Uniknya, saya tidak hanya mengusung nilai budaya melalui penggunaan wastra, tetapi seluruh proses pengerjaannya dilakukan secara handmade sehingga aspek keberlanjutannya juga lebih terlihat,” ujar Johan di Surabaya, Rabu  (2/6).

Ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti saat mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Menurutnya, penataan gaya busana merupakan bidang yang sudah lama ia tekuni dan sukai.

“Saya cukup percaya diri. Setelah mengumpulkan garmen yang dibutuhkan, saya berlatih styling selama tiga hari untuk memastikan seluruh elemen busana terlihat selaras. Selebihnya, saya hanya memastikan semua kebutuhan sudah lengkap,” katanya.

Baca Juga: Terganggu Kebisingan, Warga Keluhkan Lapangan Padel di Dharmahusada Indah Surabaya 

Dosen pendamping Johan, Viviany, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para mahasiswa FIK Ubaya. Menurut dia, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dijalani secara konsisten, disertai kerja keras dan dedikasi yang tinggi.

Ia menilai karya-karya yang ditampilkan mahasiswa tidak hanya menarik dari sisi visual, tetapi juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap tren fesyen, pemilihan material, detail desain, hingga kemampuan membangun identitas karya yang kuat.

“Desain yang dihasilkan mahasiswa memperlihatkan eksplorasi ide yang berani. Mereka mampu menerjemahkan gagasan menjadi karya yang matang, memiliki karakter, dan mampu bersaing dalam kompetisi internasional,” tuturnya. (sam) 

Editor : Lambertus Hurek
#asian student fashion week #fakultas kedokteran #universitas surabaya #wastra nusantara #ubaya