Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Ingin Ketinggalan, Begini Fenomena FOMO yang Banyak Dialami Gen Z

M Firman Syah • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi aktivitas anak muda di media sosial. Fenomena FOMO atau rasa takut tertinggal semakin sering dialami di era digital. Foto : Pinterest.
Ilustrasi aktivitas anak muda di media sosial. Fenomena FOMO atau rasa takut tertinggal semakin sering dialami di era digital. Foto : Pinterest.

RADAR SURABAYA – Media sosial kini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z. Berbagai unggahan tentang liburan, konser, kuliner viral, hingga pencapaian pribadi dapat dengan mudah ditemukan setiap hari. Namun, di balik derasnya arus informasi tersebut, muncul fenomena yang dikenal dengan istilah Fear of Missing Out (FOMO).

FOMO merupakan kondisi ketika seseorang merasa khawatir atau cemas karena menganggap dirinya tertinggal dari tren, informasi, atau pengalaman yang sedang dinikmati orang lain. Fenomena ini semakin sering terjadi di era digital, terutama di kalangan anak muda yang aktif menggunakan media sosial.

Baca Juga: Jangan Asal FOMO! Ini 8 Makanan dan Minuman Viral yang Ternyata Berbahaya bagi Kesehatan

Generasi Z menjadi kelompok yang paling dekat dengan FOMO karena tumbuh bersama perkembangan internet dan teknologi digital. Berbagai informasi dapat diakses secara instan, mulai dari tren gaya hidup, hiburan, hingga aktivitas sehari-hari orang lain.

Paparan informasi yang terus-menerus membuat sebagian anak muda merasa harus selalu mengikuti perkembangan terbaru agar tidak dianggap tertinggal. Kondisi tersebut kemudian memunculkan tekanan sosial untuk terus terhubung dan mengikuti apa yang sedang populer.

Apabila tidak dikelola dengan baik, FOMO dapat berdampak pada kesehatan mental. Perasaan cemas, stres, hingga munculnya rasa tidak puas terhadap diri sendiri dapat terjadi ketika seseorang terlalu sering membandingkan kehidupannya dengan apa yang dilihat di media sosial.

Baca Juga: Dari FOMO ke JOMO, Kunci Mengubah Kecemasan Sosial Jadi Ketenangan Batin

Tak hanya itu, FOMO juga dapat memengaruhi pola konsumsi dan gaya hidup. Tidak sedikit anak muda yang rela mengeluarkan uang demi mengikuti tren, membeli barang yang sedang viral, atau menghadiri berbagai acara populer agar tetap merasa relevan di lingkungan pergaulannya.

Karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan memahami bahwa tidak semua hal yang terlihat di dunia digital mencerminkan kondisi sebenarnya. Dengan lebih fokus pada kebutuhan, kemampuan, dan tujuan pribadi, seseorang dapat mengurangi tekanan untuk selalu mengikuti tren yang sedang berkembang. (rin/fir)

 

 

Editor : M Firman Syah
#media sosial #Digital #kesehatan mental #Gen Z #fomo