RADAR SURABAYA -- Tren olahraga lari yang terus berkembang di masyarakat dimanfaatkan sebagai penggerak sport tourism di Kota Pahlawan. Ribuan peserta bakal mengikuti Crystalin RunXperience 2026 di Surabaya.
Kejuaraan lari tersebut akan digelar di Balai Kota Surabaya pada 19 Juli 2026 sebelum berlanjut ke Jakarta pada 4 Oktober 2026. Setelah sukses melibatkan 8.400 peserta tahun lalu, penyelenggara menargetkan total 15 ribu pelari. Yakni 5.000 peserta di Surabaya dan 10.000 peserta di Jakarta.
Managing Director Water Division Crystalin, Wijoyo Setionegoro, mengatakan bahwa Crystalin RunXperience dirancang bukan hanya sebagai event olahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial dan gaya hidup sehat masyarakat urban.
“Kami ingin menghadirkan aktivitas positif yang tidak hanya mendorong gaya hidup aktif, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang dapat dinikmati semua kalangan,” ujarnya, Kamis (21/5).
Khusus di Surabaya, event ini menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 2,5K Fun Run, 5K, dan 10K. Selain lintasan lari, peserta juga akan dimanjakan dengan hiburan musik serta area kuliner.
Pemerintah Kota Surabaya menyambut positif penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Bi Sukma Kurniawati menilai event lari berskala besar seperti ini semakin memperkuat branding Surabaya sebagai kota sport tourism dan kota ramah event olahraga.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Pastikan PPPK Tidak Dipecat, Belanja Pegawai Sudah Aman
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap event lari juga disoroti sports enthusiast, Michelle Kasenda. Menurutnya, event lari kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus ruang membangun jejaring sosial.
Untuk mendukung kenyamanan peserta, penyelenggara menyiapkan sejumlah fasilitas keselamatan mulai water station, ambulans, tenaga medis, hingga pengamanan di beberapa titik strategis sepanjang rute lomba.
Perwakilan Event Organizer Dekai, Pranata Adiwijaya, memastikan aspek keamanan menjadi prioritas utama selama acara berlangsung. “Kami menyiapkan water station, petugas keamanan, dan ambulans di sejumlah area untuk memastikan peserta dapat berlari dengan aman dan nyaman,” jelasnya. (dim)
Editor : Lambertus Hurek