Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kebab Jumbo Viral di Surabaya, Andalkan Porsi Besar dan Harga Terjangkau

Andy Satria • Jumat, 15 Mei 2026 | 10:28 WIB
Salah satu pekerja menunjukkan kebab long yang banyak diburu warga, di tenan Kebab On Jumbo jalan Tempel Sukorejo, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Salah satu pekerja menunjukkan kebab long yang banyak diburu warga, di tenan Kebab On Jumbo jalan Tempel Sukorejo, Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

 

RADAR SURABAYA -- Kuliner khas Timur Tengah kembali menarik perhatian warga Kota Surabaya. Kali ini datang dari Kebab On Jumbo, usaha kebab jumbo yang berada di kawasan padat penduduk Jalan Tempel Sukorejo, Surabaya. Berkat ukuran kebab yang besar dan harga ramah di kantong, tempat ini viral di media sosial hingga didatangi pembeli dari luar kota.

Owner Kebab On Jumbo, Wahyu Setiaji, 33, mengatakan usaha tersebut sebenarnya sudah dirintis sejak 2023. Namun, pada awalnya ia hanya melayani penjualan secara online melalui marketplace dan WhatsApp.

“Awalnya hanya iseng bikin usaha kebab karena bahan bakunya gampang dan bisa disimpan lama. Dulu jualannya online saja, jadi belum banyak yang tahu,” ujarnya, Kamis (14/5).

Baca Juga: Harga Emas Jumat 15 Mei Anjlok! Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

Pria asal Nganjuk itu mengaku baru memberanikan diri membuka penjualan offline pada 2026. Menurutnya, kondisi ekonomi yang mulai terasa menurun membuat dirinya mencoba memperluas pemasaran secara langsung.

Meski begitu, promosi tetap mengandalkan media sosial. Tidak disangka, beberapa konten penjualan kebab miliknya masuk FYP dan menjadi viral.

“Sekarang yang beli bukan cuma warga Tempel Sukorejo, tapi juga ada dari luar Surabaya seperti Sidoarjo,” katanya.

Selain berjualan, Wahyu juga memberdayakan warga sekitar yang sempat terkena PHK. Saat ini, ada lima orang tetangga satu RT yang ikut membantu proses penjualan.

“Awalnya memang ingin bantu tetangga yang kena PHK juga. Sampai sekarang yang bantu jualan ya tetangga kanan kiri rumah,” imbuhnya.

Kebab On Jumbo menawarkan beberapa ukuran, mulai ekstra ekonomis, ekonomis, jumbo hingga ukuran long dengan panjang sekitar 35 sentimeter. Menu long inilah yang banyak menarik perhatian warganet karena bentuknya yang tidak biasa.

Baca Juga: Kebakaran RSUD Dr Soetomo: 1 Pasien Tewas, 1 Kritis, Diduga Akibat Korsleting!

Namun, menurut Wahyu, produk andalan sebenarnya adalah kebab jumbo daging seharga Rp17 ribu dengan isi daging sekitar satu ons.

“Kalau di tempat lain dagingnya tipis-tipis, di sini lebih tebal tapi tetap terjangkau. Kita tidak ambil untung terlalu banyak,” jelasnya.

Harga menu di Kebab On Jumbo dibanderol mulai Rp6 ribu untuk ukuran mini hingga Rp35 ribu untuk varian wagyu meltic. Sementara kebab long dijual sekitar Rp27 ribu untuk daging dan Rp28 ribu untuk ayam.

Varian menu yang tersedia juga cukup beragam, seperti kebab ayam, shawarma, chicken katsu, kebab daging hingga wagyu. Meski kebab long viral di media sosial, menu best seller tetap kebab daging reguler.

“Yang paling laris tetap kebab daging Rp17 ribu. Tapi yang viral di sosmed memang ukuran long karena unik dan bikin penasaran,” tuturnya.

Dari sisi rasa, Wahyu mengaku konsep kebab yang dijual mengadaptasi cita rasa Turki, tetapi sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia. Salah satu yang menjadi pembeda adalah saus mayo racikan sendiri hasil eksperimen sang istri.

“Kalau pure Timur Tengah rempahnya kuat dan tidak manis. Jadi, kita sesuaikan dengan lidah Indonesia supaya lebih cocok,” katanya.

Untuk penjualan online, Kebab On Jumbo buka pukul 09.00 hingga 16.00. Sedangkan layanan offline dimulai pukul 18.00 sampai 22.00 WIB. Tingginya antusias pembeli membuat antrean sering kali sudah terlihat bahkan sebelum warung buka.

“Kadang sebelum buka sudah ada yang antre. Jadi ada yang tulis nama di buku antrean dulu lalu ditinggal,” ujarnya.

Dalam sehari, penjualan offline rata-rata mencapai 100 kebab. Meski sederhana, Wahyu mengaku lebih mengutamakan kualitas rasa dan kepuasan pelanggan dibanding mengejar keuntungan besar.

“Kami mengandalkan kualitas dan kuantitas. Viral itu penting, tapi yang lebih penting pembeli mau kembali lagi,” pungkasnya. (*) 

Editor : Lambertus Hurek
#kebab on jumbo #tempel sukorejo #kuliner viral #kuliner timur tengah #kebab