RADAR SURABAYA – Target berjalan 10 ribu langkah per hari selama ini identik dengan gaya hidup sehat. Namun, kesibukan aktivitas membuat tidak semua orang mampu memenuhi target tersebut setiap hari. Meski begitu, berjalan kaki dalam jumlah lebih sedikit ternyata tetap memberi manfaat besar bagi kesehatan tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan kebiasaan berjalan sekitar 5.000 langkah per hari sudah cukup membantu menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas sederhana ini dinilai efektif menurunkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, jalan kaki juga mudah dilakukan oleh semua kelompok usia.
Dilansir dari BBC dan detikHealth, angka 10 ribu langkah ternyata bukan berasal dari penelitian medis. Angka tersebut pertama kali populer melalui kampanye pemasaran alat penghitung langkah di Jepang pada era 1960-an. Sejak saat itu, target 10 ribu langkah menjadi standar gaya hidup sehat masyarakat.
Baca Juga: Persiapan Porprov X 2027 Dimulai, Surabaya Siapkan Tiga Klaster Venue Olahraga
Hasil analisis terhadap lebih dari 226 ribu orang di berbagai negara menemukan berjalan sekitar 4.000 langkah per hari sudah membantu menurunkan risiko kematian dini. Bahkan, sekitar 2.300 langkah disebut mulai memberi efek positif terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah. Peneliti menyebut manfaat kesehatan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah langkah harian.
Penelitian juga menunjukkan setiap tambahan 1.000 langkah setelah angka 4.000 dapat menurunkan risiko kematian dini hingga 15 persen. Artinya, semakin aktif seseorang bergerak, semakin besar pula manfaat yang diperoleh tubuh. Jalan kaki pun dinilai menjadi olahraga ringan yang efektif dan murah.
Baca Juga: Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Kian Menguat sebagai “Olahraga Rakyat” Digital
Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, jalan kaki juga berkaitan dengan kondisi mental seseorang. Studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan orang yang rutin berjalan minimal 5.000 langkah per hari cenderung memiliki gejala depresi lebih rendah. Penelitian itu melibatkan hampir 100 ribu responden dari berbagai kelompok usia.
Dalam penelitian tersebut, tambahan 1.000 langkah per hari disebut mampu membantu menurunkan gejala depresi sekitar 9 persen. Aktivitas berjalan kaki dinilai dapat membantu tubuh melepaskan hormon yang memengaruhi suasana hati. Karena itu, olahraga ringan ini juga baik dilakukan untuk menjaga kesehatan mental.
Baca Juga: Silent Walking, Tren Sederhana Gen Z untuk Jaga Kesehatan Mental
Instruktur kebugaran Honey Fine menjelaskan jalan kaki rutin dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, aktivitas ini juga mampu meningkatkan energi, memperkuat otot dan tulang, serta membantu menjaga berat badan. Manfaat tersebut akan lebih optimal jika dibarengi pola makan sehat dan istirahat cukup.
Jalan kaki juga memiliki risiko cedera yang rendah dibanding olahraga berat lainnya. Karena itu, aktivitas ini cocok dilakukan secara rutin oleh anak muda hingga lanjut usia. Dengan manfaat yang besar dan cara yang sederhana, berjalan kaki 5.000 langkah per hari dinilai menjadi pilihan realistis untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan aktivitas harian. (fid/fir)
Editor : M Firman Syah