RADAR SURABAYA - Sanggar Daun merayakan hari ulang tahun ke-22 dengan menggelar pameran seni rupa bertajuk “Let’s Imagine the Future Together” di Galeri Prabangkara, Kompleks Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Pameran yang berlangsung hingga 30 April 2026 itu menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang Sanggar Daun dalam membina dunia seni rupa tanah air.
Sebanyak 45 karya seni dari 22 perupa asal berbagai daerah di Indonesia dipamerkan dalam agenda tersebut. Seluruh karya merupakan bagian dari arsip perjalanan Sanggar Daun selama 22 tahun sejak berdiri pada 2004.
Pendiri Sanggar Daun, Arik S. Wartono, menjelaskan karya yang ditampilkan mencerminkan perkembangan artistik komunitas tersebut dari masa ke masa.
“Total karya yang dipamerkan ada 45 karya dari 22 seniman Sanggar Daun. Mulai karya Damar Kurung, media kertas A3, cat akrilik di atas kanvas ukuran 50x50 sentimeter sampai 150x100 sentimeter, karya instalasi, sampai karya yang dibuat dengan campuran serbuk emas,” ujarnya, Selasa (28/4).
Selain karya seni rupa, pengunjung juga dapat melihat beragam arsip pendukung perjalanan Sanggar Daun. Di antaranya dokumentasi proses berkarya, foto kegiatan, katalog pameran, buku karya anak-anak Daun, sertifikat penghargaan, hingga arsip kompetisi internasional.
Menurut Arik, pameran ini tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun, tetapi juga penanda konsistensi Sanggar Daun dalam menjaga kualitas proses berkesenian selama lebih dari dua dekade.
Baca Juga: Rawan Macet! Ini Titik Kumpul dan Lokasi Demo Ribuan Driver Ojol di Surabaya
“Menurut saya Eksistensi Sanggar Daun selama 22 tahun adalah prestasi yang patut dicatat. Bukan semata soal lamanya waktu, tetapi tentang konsistensi dan kualitas proses yang dijaga selama itu,” katanya.
Pameran dibuka oleh Heti Palestina Yunani dan mendapat apresiasi dari tokoh seni rupa nasional Prof. Djuli Djati Prambudi serta perwakilan Taman Budaya Jawa Timur Sunu Sekarpawening.
Arik menambahkan, dalam kurun 22 tahun tersebut, Sanggar Daun telah menorehkan berbagai capaian nasional. Salah satu yang paling membanggakan adalah kontribusi anak-anak Sanggar Daun sebagai penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) dari Kementerian Kebudayaan RI sebanyak lima kali.
“Banyak penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia berasal dari anak-anak Sanggar Daun. Itu menjadi bukti proses pembinaan yang berjalan baik selama ini,” pungkas alumnus Seni Rupa Universitas Negeri Surabaya tersebut. (*)
Editor : Lambertus Hurek