Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Padukan Gaya Hidup Sehat Dengan Dunia Fashion, Melalui Surabaya Sport Fashion Festival 2026

Andy Satria • Senin, 20 April 2026 | 12:08 WIB
PERPADUAN WASTRA: Model memeragakan busana sport wear yang dipadukan dengan wastra nusantara, jelang gelaran Surabaya Sport Fashion Festival 2026. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
PERPADUAN WASTRA: Model memeragakan busana sport wear yang dipadukan dengan wastra nusantara, jelang gelaran Surabaya Sport Fashion Festival 2026. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

  

RADAR SURABAYA - Tren olahraga yang kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat melahirkan ide kreatif baru di Kota Surabaya. Salah satunya melalui Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026 yang digelar di Ciputra World Surabaya.

 Ajang ini menjadi gelaran perdana yang memadukan dunia olahraga dan fashion dalam satu panggung kreatif. Tidak hanya menampilkan busana sportwear modern, festival ini juga mengangkat unsur wastra nusantara sebagai identitas budaya yang dikemas lebih kekinian.

 Baca Juga: Haji 2016: Petugas Haji Diminta Berikan Pelayanan Prima di Bandara, Ciptakan Rasa Tenang bagi Jamaah

Creative Director Vante Management, Arif Sentosa selaku penyelenggara, mengatakan bahwa tren fashion sport saat ini tengah berkembang pesat, khususnya di Surabaya. Hal itu sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat yang gemar berolahraga.

 “Tren fashion sport saat ini banyak digemari di Surabaya, seiring semakin banyak masyarakat yang gemar berolahraga. Karena itu, kami menghadirkan ide kreatif dengan menggabungkan unsur wastra dengan sportwear. Semuanya akan kami ulas dalam parade busana selama tiga hari yang bisa disaksikan warga Surabaya pada 15–17 Mei mendatang,” ujarnya, Senin (19/4) sore di Ciputra World Surabaya.

 Menurut Arif, SSFF 2026 menjadi ruang ekspresi bagi UMKM dan para fashion desainer  untuk berinovasi dalam menciptakan busana olahraga yang tetap membawa sentuhan budaya Nusantara.

 “Kegiatan ini pertama kali kami gelar. Kami memberikan kebebasan kepada pelaku UMKM dan para fashion designer untuk menciptakan sportwear dengan unsur wastra,” katanya.

 Baca Juga: Wanita Tani Sumber Boga Tamanan Sleman, Tumbuh Berdaya Bersama Dukungan BRI

Ia optimistis festival ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebab, olahraga kini bukan lagi sekadar aktivitas fisik, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

 “Kami sangat optimistis dengan antusiasme masyarakat, karena olahraga sendiri sudah menjadi lifestyle di kalangan masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

Salah seorang desainer peserta, Album Ayub, mengaku tantangan terbesar terletak pada proses memadukan unsur tradisional ke dalam busana olahraga.

 “Tantangannya cukup berat menampilkan wastra dalam bentuk busana sport. Saya menggunakan batik yang berkolaborasi langsung dengan perajin batik,” ungkapnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#surabaya sport fashion #fashion designer #Ciputra World Surabaya #umkm #festival