RADAR SURABAYA – Tidak semua orang beruntung tumbuh dalam lingkungan penuh kasih sayang. Namun, bagi mereka yang mengalaminya, dampaknya bisa terlihat hingga dewasa, bahkan dari hal sederhana seperti cara berbicara sehari-hari.
Cinta yang diberikan sejak kecil tidak hanya membentuk kepribadian, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan dan kesejahteraan. Sejumlah studi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa anak yang tumbuh dengan kasih sayang memiliki risiko masalah kesehatan multisistem yang lebih rendah.
Baca Juga: Strategi Psikologis Hadapi Anak yang Mengeluh Saat Puasa
Pengalaman tersebut membentuk pola komunikasi yang khas. Ucapan yang keluar cenderung hangat, tidak menyakitkan, serta mencerminkan rasa aman dalam diri.
Salah satu cirinya adalah terbiasa mengucapkan terima kasih. Ucapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kesadaran atas kehadiran orang lain. Penelitian dalam American Journal of Lifestyle Medicine juga menegaskan bahwa hubungan suportif berperan penting dalam perkembangan emosional.
Baca Juga: Pola Asuh Keluarga Jadi Kunci Tekan Kenakalan Remaja di Surabaya
Selain itu, mereka cenderung memiliki cara pandang optimistis. Kalimat seperti “semuanya akan baik-baik saja” sering diucapkan karena adanya rasa percaya diri dan keyakinan terhadap lingkungan. Hal ini didukung penelitian dari American Psychological Association yang mengaitkan rasa percaya dengan kesejahteraan hidup.
Dalam satu kebiasaan, mereka juga berani menyampaikan pendapat secara terbuka. Kalimat seperti “ini pendapatku” menjadi hal wajar karena sejak kecil terbiasa didengar dan dihargai.
Baca Juga: Mengajarkan Puasa pada Anak Secara Psikologis: Bertahap, Positif, Tanpa Ancaman
Studi dari Association for Psychological Science menyebutkan bahwa keberanian menyampaikan pendapat dapat membuat seseorang terlihat lebih autentik.
Cara berbicara ini mungkin tampak sederhana, namun mencerminkan pengalaman panjang tentang bagaimana seseorang dibesarkan dalam lingkungan penuh cinta dan rasa aman. (fid/fir)