Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Disaksikan Dosen ISI Surakarta, Koreografer Sri Mulyani Gelar Workshop Olah Tubuh dan Yoga Inklusif di Tugu Pahlawan Surabaya

Lambertus Hurek • Minggu, 12 April 2026 | 05:00 WIB
Sri Mulyani memberikan workshop olah tubuh dan yoga inklusif bertema “Ruang Tubuh yang Bernapas” di pelataran Tugu Pahlawan Surabaya. (IST)
Sri Mulyani memberikan workshop olah tubuh dan yoga inklusif bertema “Ruang Tubuh yang Bernapas” di pelataran Tugu Pahlawan Surabaya. (IST)

 

RADAR SURABAYA - Koreografer Sri Mulyani menggelar workshop olah tubuh dan yoga inklusif bertema “Ruang Tubuh yang Bernapas” di pelataran Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini diikuti berbagai kalangan dan menjadi ruang eksplorasi tubuh yang terbuka bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.

Sri Mulyani yang tengah menyelesaikan studi doktoral di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari pemahaman bahwa tubuh merupakan pusat pengalaman manusia. Tubuh tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga menyimpan kesadaran, emosi, dan memori.

Baca Juga: PB MuayThai Indonesia Ubah AD/ART, Sinergi Amatir dan Profesional Jadi Kunci Prestasi Internasional

“Melalui latihan olah tubuh dan yoga, peserta diajak membangun kesadaran tubuh (body awareness) dengan mengintegrasikan gerak, napas, dan pikiran guna mencapai keseimbangan fisik dan mental,” ujarnya.

Dalam konteks seni tari, lanjut Sri, tubuh menjadi medium ekspresi yang dapat dikembangkan melalui sensitivitas gerak, ritme, dan eksplorasi kreatif. Oleh karena itu, workshop ini tidak hanya berfokus pada kebugaran, tetapi juga memperkuat aspek artistik dan kesadaran diri peserta.

Kegiatan ini juga mengusung prinsip inklusivitas dengan membuka ruang partisipasi bagi semua kalangan. Menurutnya, hal ini penting agar aktivitas seni dan kebugaran dapat diakses secara luas serta menjadi sarana edukasi, interaksi sosial, dan penguatan kepercayaan diri melalui pengalaman tubuh yang holistik.

Sri Mulyani dikenal sebagai koreografer sekaligus dosen STKW Surabaya yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan seni bagi anak-anak disabilitas. Melalui Mulyo Joyo Enterprise, sejak 1998 ia secara konsisten mengajar tari gratis untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).

Baca Juga: Persebaya Dipermalukan Persija 0-3 di SUGBK, Eksel Runtukahu Jadi Mimpi Buruk Bajul Ijo

Ia fokus memberikan terapi gerak, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan keahlian seni bagi anak-anak istimewa, termasuk yang memiliki disabilitas seperti tuna rungu, down syndrome, dan cerebral palsy.

Sri Mulyani turut menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas bimbingan Dr Zulkarnain Mistortoify dan Dr M Wasi Bantolo selaku dosen mata kuliah Workshop S-3 ISI Surakarta.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada instruktur yoga Gunawan Sumandeya Maholtra, Helena, seluruh peserta workshop, serta tim pendukung yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, workshop Ruang Tubuh yang Bernapas Olah Tubuh yang saya selenggarakan di halaman Tugu Pahlawan telah berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#ISI Surakarta #disabilitas #Koreografer Sri Mulyani #Tugu Pahlawan #yoga